MUSIBAH

Lokasi Kebakaran Pabrik Garuda Disterilkan

SM/Beni Dewa  -  ASAP MENGEPUL : Asap hitam pekat terlihat mengepul saat terjadi kebakaran di pabrik kacang PT Garuda Food Selasa (16/4). (63)
SM/Beni Dewa - ASAP MENGEPUL : Asap hitam pekat terlihat mengepul saat terjadi kebakaran di pabrik kacang PT Garuda Food Selasa (16/4). (63)

PATI - Pasca kejadian kebakaran di pabrik kacang PT Garuda Food petugas bergerak untuk melakukan penyelidikan. Kini tempat kejadian perkara telah disetrilkan agar tak membahayakan maupun menjaga barang bukti kejadian.

Kobaran api telah padam pada Rabu (17/4) kemarin. Namun hingga sekitar pukul 12.30 proses pendinginan masih terus dilakukan. Pasalnya kepulan asap masih terlihat dari beberapa titik bangunan. Kapolres Pati AKBP Jon Wesly melalui Kasatreskrim AKP Andi Yusi Sukmana menyebutkan, pihaknya saat ini tengah focus untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Olah TKP yang digelar pada Selasa (16/4) sempat tertunda lantaran kondisi TKP yang masih cukup panas. ”Jadi kemarin sudah melakukan olah TKP tapi karena belum maksimal kami lanjutkan lagi pada Rabu (17/4) ini,”terangnya. Rencananya Kamis (18/4) petugas kepolisian akan kembali melakukan olah TKP.

Namun dalam penyelidikan lanjutan itu satreskrim akan mendatangkan tim pusat laboratorium forensik (Puslabfor) sebagai tenaga ahli. ”Saat ini kami jadikan TKP sebagai status quo. Kami sterilkan sambil menunggu puslabfor melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti di tempat kejadian,” tambahnya. Dari hasil penyelidikan itulah yang nantinya dijadikan bahan mengungkap kasus tersebut. Baik apakah muncul faktor kesengajaan atau tidak.

Selain itu petugas juga telah memintai keterangan dari tiga orang saksi. ”Ketiganya orang yang memiliki wewenang seperti karyawan disana, HRD, dan tim teknik di pabrik tersebut. Meski saat pemeriksaan awal tersebut belum maksimal karena saksi masih dalam keadaan panik,”ujarnya.

Kerugian

Diperkirakan kerugian akibat kebakaran mencapai miliaran rupiah. Lantaran ada sejumlah mesin yang harganya mencapai Rp 1 miliar lebih. ìNamun untuk angka kepastian kerugian menunggu dari pihak perusahaan terlebih dahulu,” terangnya. Seperti diketahui kebakaran hebat terjadi di pabrik kacang Garuda yang berada di jalan raya Pati ñ Juwana KM 2.3 turut Desa Sarirejo, Kecamatan Kota Selasa (16/4).

Puluhan mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pati, Kudus, Jepara, PT Garuda Food hingga armada water canon milik Polres Pati juga didatangkan untuk memadamkan. Kebakaran diduga dari pendeteksi logam yang kemudian merambat di gudang packing.

Di dekat gudang itu sendiri terdapat sejumlah tabung besar penyimpanan gas yang rawan meledak. Beruntung gas tersebut bisa dievakuasi. Hingga saat ini sendiri tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya kerugian material lantaran bangunan pabrik yang terbakar. (dwa- 63)


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar