Pabrik Kacang Garuda Terbakar

Para Pekerja Dievakuasi

PATI - Kebakaran hebat terjadi di pabrik kacang Garuda yang berada di jalan raya Pati-Juwana Km 2.3 turut Desa Sarirejo, Kecamatan Kota. Besarnya api bahkan sampai terlihat kepulan asap yang membumbung begitu tinggi.

Sejumlah pekerja pun terlihat berhamburan dari dalam pabrik. Mereka berupaya menyelamatkan dirinya. Tak hanya itu sejumlah kendaraan besar dan truk berisi tabung besar bertuliskan gas juga terlihat dikeluarkan dari lokasi pabrik.

Sementara sejumlah armada pemadam kebakaran dan tangki air terlihat keluar masuk ke area kebakaran. Tak hanya milik pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, namun milik PT Garuda Food, damkar Kabupaten Rembang dan Kudus juga berdatangan untuk membantu pemadaman.

Armada water canon milik Polres Pati juga ikut diterjunkan untuk membantu pemadaman. Namun hingga sore Selasa (16/4), kepulan asap tetap terlihat membumbung dari atas pabrik.

Hanya, petugas keamanan melarang awak media untuk masuk ke area dalam pabrik. Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu sendiri terjadi sekitar pukul 12.00 Rabu (16/4). Kebakaran diduga dari pendeteksi logam yang kemudian merambat di gudang packing. Di dekat gudang itu sendiri terdapat sejumlah tabung besar penyimpanan gas yang rawan meledak.

Tak hanya itu akibat kejadian satu unit armada kebakaran milik PT Garuda sempat terjebak di lokasi kebakaran saat berupaya melakukan pemadaman. Kendaraan tersebut tak bisa melintas karena tertimpa atap. ”Kalau kronologis awalnya saya kurang tahu. Kebetulan saat itu bertepatan dengan jam istirahat karyawan.

Kebetulan saat itu saya sedang melakukan analisa di bagian lab mikrobiologi. Kejadiannya berlangsung cepat dan tiba-tiba listrik padam. Saat itulah ada teman yang menggedor-gedor pintu,” terang seorang karyawan. Jadi saat itu awalnya dia menyebut tidak mengetahui adanya kejadian tersebut.

Saat diminta keluar itulah dia baru tahu jika terjadi kebakaran. Keadaan di sekitar tempat kerjanya pun telah sepi dan gelap. ”Saya langsung panik, karena saat itu lagi di lantai dua. Turun tangga pun sudah gemetaran, sudah gelap, karena listrik padam,” terangnya.

Dia pun segera berlari ke arah depan untuk menyelamatkan diri. Saat sampai di tengah itulah, dia sudah melihat ada api yang membesar. Hanya saja saat itu belum sampai naik masih berada di gudang.

Belakang Pabrik

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly saat dikonfirmasi di tempat kejadian mengatakan, kebakaran terjadi di bagian belakang pabrik kacang garuda. Saat ini damkar yang dibantu AWC juga tengah berupaya memadamkan api ”Kini kami masih fokus pada pemadaman, barulah setelah itu akan dilakukan langkah-langkah,” terangnya.

Kondisi di lapangan pun disebutkannya telah relatif aman. Keberadaan penyimpanan gas yang berada di dekat lokasi kebakaran juga telah diamankan. Sejumlah gas yang dinilai rawan meledak telah dievakuasi sebelum terjadi hal yang tak diinginkan. ”Yang tersisa hanya gas untuk pendingin.

Menurut keterangan mekanik teknik gas tersebut dalam keadaan aman,” terangnya. Hanya saja dalam proses pemadaman, diakui memang ada sejumlah hal yang menyulitkan.

Seperti karena listrik dipadamkan maka sistem hydrant di sekitar lokasi pun menjadi tidak bisa dimaksimalkan. Untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut pihaknya akan mendatangkan tim laboratorium forensic untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Terutama untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. ”Dari informasi memang ada yang menyebut titik api bermula dari alat pendeteksi logam atau X Ray. Namun untuk mengetahui penyebab utamanya akan dilakukan TKP dengan mendatangkan tim ahli,” terangnya. (dwa-30)


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar