• KANAL BERITA

Anti Diam-diam Club, Mahasiswa KKN UNDIP Bikin Gerakan Kertaharja Bebas Plastik

Dok. Panitia
Dok. Panitia

SEMARANG– Memang bukan lagi jadi rahasia umum, kalau sampah plastik sudah menjadi musuh bagi kehidupan sekarang ini. Penggunaan plastik yang sudah terlalu banyak, menjadikannya bagian dalam kehidupan manusia sekarang ini. Inipun yang kemudian jadi konsentrasi banyak orang dalam melakukan kampanye terhadap pengurangan produktifitas sampah plastik. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh teman-teman KKN Universitas Diponegoro Tim II Desa Kertaharja dengan menggalakan pelatihan pembuatan tas dari limbah plastik dengan sasaran ibu-ibu PKK dari Desa Kertaharja. Tujuannya, nggak lain bukan agar menjaga ekosistem lingkungan tetap bersih juga supaya generasi berikutnya dapat menikmati dunia dengan layak.

Ada beberapa issue yang diangkat dalam kegiatan mulia ini, seperti mengapa perlu mengurangi plastik dan mengapa orang membuang sampah sembarangan serta penanggulangan limbah plastik.

"Issue pertama yang ingin kita angkat  yaitu mengapa perlu mengurangi plastik? Bahaya sampah plastik sendiri yaitu tidak terurai, mikro plastik membutuhkan ratusan tahun untuk dapat hancur terurai, selain itu dapat menimbulkan penyakit. Issue kedua yaitu mengapa orang masih banyak yang membuang sampah sembarangan? Kesadaran rendah fasilitas (tempat sampah) menjadi faktor utamanya, orang banyak menyepelekan hal tersebut," kata Gladys Ariella, salah satu penggagas, kepada Ekspresi.

"Issue terakhir yaitu penanggulangan limbah plastik, langkah yang diambil yaitu dengan membuat sampah menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan seperti membuat tote bag dari sampah plastik kemasan mie instan yang sering dikonsumsi sehari-hari," imbuhnya melengkapi.

Memang bukan menjadi yang pertama, tapi pemanfaatan sampah plastik menjadi tote bag bisa jadi suatu langkah untuk mengurangi sampah plastik di dunia, karena sampah plastik tidak hanya menjadi masalah di Indonesia saja melainkan di dunia. Melalui aksi yang sudah di setujui oleh dunia yaitu SDGs ( Sustainable Development Goals ) ini, dirasa semoga bisa mengakhiri angka kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk setidaknya meminimalisir produksi sampah plastik di dunia atau lingkungan sekitar. Yang paling gampang yaitu dengan melakukan metode 4R yaitu Reduce ( Mengurangi ), Replace ( Mengganti ), Refuse ( Memakai Ulang ), dan Recycle ( Daur Ulang ) sebagai hal wajib dalam melakukan penanggulangan untuk pengurangan produksi sampah plastik.

Dengan terselenggaranya pelatihan pengurangan produksi sampah plastij tersebut, teman-teman KKN Kertaharja UNDIP, berharap agar semakin banyak orang yang bisa tergugah hatinya untuk mulai sadar akan lingkungan dan bergerak langsung mengurangi produksi samph plastik. Minimal bisa melakukan geralan untuk diri sendiri atau lingkungan di sekitar.


(Imam Supriono/CN46/SM Network)