panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 Juni 2014 | 12:18 wib
Orgasme Bukan Hasil Rangsangan G-Spot
image

Jangan dulu mengira hanya G-spot yang bisa merangsang orgasme pada wanita, karena ternyata justru ukuran klitoris yang menjadi fitur penting dalam memicu orgasme. Hal tersebut diungkapkan dalam penelitian yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine.

Penelitian tersebut menemukan bahwa wanita yang memiliki masalah orgasme memiliki klitoris yang lebih kecil dan letaknya jauh dari vagina. Penelitian dilakukan pada panggul sekitar 30 wanita dengan usia rata-rata 32 tahun dengan menggunakan Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Pada penelitian tersebut sekitar 10 dari 30 wanita ini dilaporkan jarang atau tidak pernah mencapai orgasme saat bercinta. Sedangkan sisanya mengaku sering mengalami orgasme yang normal saat berhubungan seksual.

Dengan membandingkan kedua kelompok wanita ini, para peneliti menemukan bahwa jarak klitoris dengan vagina sangat memengaruhi kemampuan wanita dalam mencapai orgasme. Perlu Anda ketahui, ukuran jarak antar-klitoris dan vagina pada masing-masing perempuan tidak sama.

Alasan yang terungkap dalam penelitian tersebut kenapa bukan G-spot yang merangsang wanita orgasme adalah jarak normal klitoris ke vagina yang mencapai 5 hingga 6 milimeter. Jarak yang lebih pendek dari angka tersebut diklaim memiliki kesulitan mencapai orgasme. Selain itu, ukuran klitoris yang lebih kecil dari rata-rata juga menyulitkan wanita orgasme.

Peneliti Susan Oakley, obgyn dari Good Samaritan Hospital di Cincinnati, Ohio, seperti dilansir The huffington post menuturkan dari temuan tersebut menunjukkan bahwa pengaruh ukuran dan jarak klitoris memegang peranan penting dalam aktivitas seksual wanita. "Tidak ada G-spot, yang ada hanyalah C-spot, yaitu clitoris (klitoris), sumber dari kenikmatan seksual bagi wanita."

Faktanya, klitoris sebenarnya lebih dari sekadar struktur anatomi tubuh saja. Klitoris yang berbentuk bumerang ini meluas di bawah kulit memiliki struktur yang kompleks. Di bagian luarnya, yang disebut kelenjar, memiliki ribuan saraf yang bisa merangsang sensasi seksual.

Diungkapkan Oaklet, klitoris yang lebih besar kemungkinan memiliki banyak ujung saraf sehingga kontak langsung dan stimulasi klitoris dapat memiliki sensasi yang lebih dan menyebabkan orgasme.

(Maya/CN19)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
27 Agustus 2014 | 12:33 wib
Dibaca: 80071
image
18 Agustus 2014 | 11:47 wib
Dibaca: 69888
image
06 Agustus 2014 | 11:32 wib
Dibaca: 66684
image
26 Juli 2014 | 17:36 wib
Dibaca: 62979
image
08 Juli 2014 | 12:15 wib
Dibaca: 68072
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER