panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 Maret 2014 | 08:58 wib
Dibalik Manfaat Tidur yang Cukup
image

"Tidur adalah sebuah proses yang diperlukan tubuh sama seperti makan dan bernapas," kata Ana C. Krieger, MD, seorang ahli medis di Weill Cornell Medical College. Siklus tidur setiap orang dipantau oleh neuron di otak. Neuron tersebut melacak dan memicu seseorang untuk tidur pada waktu tertentu dalam dalam waktu 24 jam.

Tidur, nampak seperti sebuah kegiatan sia-sia yang membuang waktu kita di mana di waktu yang sama kita dapat melakukan kegiatan lain yang bermanfaat. Namun sebenarnya, meskipun sedang tidur, tubuh kita bekerja dalam berbagai aspek kesehatan dan dalam jangka panjang memiliki banyak manfaat.

Namun dewasa ini, banyak orang yang tidak menyadari pentingnya memiliki kualitas tidur yang baik. Mereka banyak melakukan kegiatan dan melupakan tidur di tepat waktu. Padahal apabila mereka menyadarinya, tidur yang cukup juga dapat membuat mereka tetap tampil prima di setiap kegiatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari tidur dan istirahat yang cukup:

1.    Meningkatkan Daya Ingat
Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa tidur dan istirahat yang cukp dapat meningkatkan daya ingat kita.

2.    Mengontrol Berat Badan
Dua hormon terkait dengan nafsu makan, leptin dan ghrelin, memerintahkan tubuh kita kapan kita merasa lapar. Ketika kualitas tidur kita di bawah standar, produksi kedua hormon tersebut diubah sehingga tubuh akan sering merasa lapar hanya untuk memproduksi bahan bakar di tubuh kita. Apabila kita memiliki kualitas tidur yang baik, maka kedua hormon tersebut dapat dikendalikan dan nafsu makan pun dapat dikendalikan.

3.    Menjaga Kesehatan Organ Dalam
Memiliki kualitas tidur yang baik dapat menurunkan peradangan serta kolesterol dan tekanan darah. Sistem hormonal yang baik juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

4.    Menjadi Lebih Bahagia
Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur membuat kita menjadi lebih cemas dan memperburuk gejala depresi. Tetapi tidur yang cukup dapat menstabilkan emosi dan suasana hati. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa mereka yang menderita depresi sebenarnya adalah akibat dari kurangnya tidur. Hal-hal itu dapat memiliki efek negatif pada suasana hati kita.
Seberapa berkualitasnya tidur kita, akan mempengaruhi suasana hati kita dalam menjalani aktivitas di hari-hari selanjutnya.

(Ossie Kusuma W/CN19)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
27 Agustus 2014 | 12:33 wib
Dibaca: 81352
image
18 Agustus 2014 | 11:47 wib
Dibaca: 70972
image
06 Agustus 2014 | 11:32 wib
Dibaca: 67376
image
26 Juli 2014 | 17:36 wib
Dibaca: 63631
image
08 Juli 2014 | 12:15 wib
Dibaca: 68713
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER