panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Maret 2014 | 13:07 wib
Selingkuh Bikin Bahagia
image

Pasangan yang berbahagia selalu ingin menunjukkan kemesraan di manapun dan kapanpun. Mulai dari acara keluarga hingga menampilkan kemesraan di social media. Tentu saja, hal ini bisa memancing rasa iri yang melihatnya.

Namun, ada kalanya pasangan bahagia dihinggapi rasa bosan dari aktivitas dan rutinitas. Meski tetap merasakan gairah, namun dorongan untuk lebih intim terasa mulai mengendur. Akibatnya, berbagai pertanyaan muncul di benak dan kepala, lantas mereka pun berada di titik membandingkan dengan kebahagiaan yang dimiliki pasangan lain.

Sejatinya, kebahagiaan adalah sesuatu yang relatif, tak seperti apa yang terlihat, dan hanya Anda dan pasangan yang bisa merasakannya. Seperti dilansir dari yourtango, berikut ini sejumlah studi yang memaparkan tentang hubungan bahagia.

Selingkuh bikin bahagia

Anda tentu kaget mendengarnya, tapi hal ini bisa saja terjadi. Karena membahagiakan pasangan tidak bisa menjadi tolok ukur Anda dan pasangan bisa betah hidup bersama. Namun, penelitian yang dilakukan Universitas Rutger, membawa hasil yang mengejutkan. Faktanya, sebagian besar pria menikah yang berselingkuh justru merasa bahagia dalam hubungan pernikahannya.

Selalu bertengkar bisa lebih bahagia

Sebuah studi Florida State University menemukan bahwa pasangan dengan kebiasaan mengungkap kemarahan dengan jujur lebih bahagia dalam jangka panjang. Studi yang dilakukan terhadap 100 ribu orang menemukan, 90 persen mereka yang paling bahagia adalah yang tak pernah mencaci pasangan.

Pasangan tanpa anak lebih bahagia

Menikah dan tak memiliki anak? Anda mungkin lebih bahagia karenanya. Sebuah studi menemukan, pasangan yang memiliki anak cenderung lebih stres dan kurang tidur, sementara pasangan tanpa anak lebih bahagia. Alasannya, pasangan dapat menghabiskan waktu berdua lebih banyak daripada waktu berperan sebagai orang tua.

Seks tak selalu jadi kunci kebahagiaan

Sebagian orang beranggapan pasangan paling bahagia adalah mereka yang paling bercinta. Tetapi pasangan tak harus selalu bercinta untuk untuk lebih dekat satu sama lain. Peneliti Cornell University yang mempelajari hampir 600 pasangan menunjukkan menunggu lebih lama untuk berhubungan seksual di awal hubungan meningkatkan kebahagiaan di kemudian hari.

'Pasangan romantis' di social media hanya kamuflase

Waspadalah jika Anda kerap melihat kemesraan teman Anda bersama pasangannya yang selalu diunggah di social media. Bisa jadi itu hanya kamuflase, untuk menutupi kekurangan mereka. Laporan dari 1,3 juta pengguna Facebook  menunjukkan pasangan yang memiliki lingkaran teman yang sama lebih mungkin berpisah. Dalam studi lainnya, empat dari lima pasangan menuduh FB sebagai penyebab perpisahan.

(Maya/CN19)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
27 Agustus 2014 | 12:33 wib
Dibaca: 80525
image
18 Agustus 2014 | 11:47 wib
Dibaca: 70281
image
06 Agustus 2014 | 11:32 wib
Dibaca: 66951
image
26 Juli 2014 | 17:36 wib
Dibaca: 63240
image
08 Juli 2014 | 12:15 wib
Dibaca: 68321
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER