panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
14 Agustus 2010 | 08:18 wib
Nyaman Menyusui di Tempat Umum
image

BEBERAPA waktu lalu, AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) di momen World Breastfeeding Week berkesempatan menggelar kampanye untuk menggalakkan manfaat menyusui bagi ibu dan anak. Tahun ini kampanye yang diusung AIMI bertema "Menyusui: Sepuluh Langkah Menuju Sayang Bayi" dengan slogannya yang terpasang "Sayang Bayi, Beri ASI"

Lalu, kenapa menyusui saja masih harus dikampanyekan dan disosialisasikan? Menyusui sendiri adalah sebuah proses alamiah seorang ibu yang memberikan 'air kehidupan' kepada sang buah hati. Pastinya ada perasaan bangga dan bahagia yang terselip di hati, karena seorang ibu bisa memberikan yang terbaik bagi buah hatinya.

Namun, ketika jaman semakin maju dan teknologi semakin bergerak pesat, alasan ibu yang tidak bersedia menyusui malah semakin mengemuka. Mulai dari alasan ASI macet, takut bentuk payudaranya berubah, kendor dan tidak lagi terlihat indah, sampai "serangan" promosi susu formula yang makin gencar hingga menimbulkan perasaan malas karena dianggap tidak praktis.

Tidak praktis? Rasanya alasan ini terlalu mengada-ada. Vita, seorang ibu muda dengan bayinya yang berumur 4 bulan, justru merasakan kemudahan saat harus menyusui. Meski tak dipungkiri, fasilitas ruangan ibu dan anak atau nursery room di tempat-tempat umum masih jarang terlihat. Diakui Vita, ia terpaksa pernah menyusui buah hatinya di dalam gudang sepatu, salah satu pusat perbelanjaan di kota Semarang.

Sebagai ibu, Vita merasa bahwa anak yang minum ASI tidak bisa diperkirakan jadwal minumnya, seperti halnya anak yang diberi susu formula. Kapan saja, dimana saja, buah hatinya akan menyusu. Bukan karena lapar atau haus, tetapi juga karena mungkin merasa dirinya tidak nyaman. Inilah yang lalu kadang dijadikan alasan sebagian ibu untuk berhenti saja menyusui dan beralih ke susu formula.

Menyusui di tempat umum memang saat ini sedang menjadi perbincangan banyak pihak, dari ibu-ibu di forum khusus ibu dan anak, arisan di sekitar kompleks perumahan hingga yang mengagetkan, beberapa ibu bahkan didera perasaan risih memandang kegiatan menyusui ini. Parahnya, ada juga yang menganggap, menyusui di tempat umum dan tanpa sengaja memperlihatkan payudara adalah bentuk pornoaksi.

Sekali lagi, menyusui di tempat umum memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Apalagi jika tidak ada tempat yang nyaman bagi Anda, semisal ruang menyusui (nursery room), agar Anda dan buah hati merasa nyaman saling 'berbagi kasih'. Karenanya, diperlukan kesediaan dan niat tulus memberikan yang terbaik, yang timbul dalam diri Anda. Sehingga terbangun semangat dari diri Anda dan buah hati untuk sama-sama belajar mencari rasa nyaman 'berbagi kasih'.

Rajinlah berlatih, sampai Anda menemukan rasa nyaman dan percaya diri untuk menyusui di tempat umum. Anda mungkin bisa memulainya dengan berlatih menyusui sambil berjalan keliling di rumah atau di seputar kompleks.

Menyusui dengan tenang
. Dibutuhkan ketenangan dan kerapian agar Anda sebisa mungkin tidak sampai menarik perhatian orang di sekeliling saat menyusui si buah hati. Cobalah berlatih di depan cermin, dan lihat seberapa tenangnya Anda melakukan gerakan menyusui. Jika perlu, agar merasa nyaman, tutupi bagian tubuh Anda dengan selimut. Namun yang terpenting, kontak mata dengan buah hati saat menyusui juga tetap harus terjalin.

Busana yang tepat. Saat harus bepergian membawa si kecil yang masih menyusu, pakailah busana yang tepat dan nyaman. Apalagi, kini banyak pilihan busana ibu menyusui yang tersedia di pasaran, mulai dari nursing cover, nursing apron, nursing dress, atau nursing shirt. "busana untuk ibu menyusui ini memudahkan saya menyusui si kecil kapan saja, dimanapun tanpa harus cemas bagian tubuh saya terekspos" ujar Vita.

Jangan tunda menyusui. Saat berada di tempat umum, jangan tunda menyusui sampai si kecil mulai merasa lapar dan tidak nyaman.  Perhatikan juga jam-jam Anda menyusui. Jangan tunggu sampai tangis si kecil protes karena lapar dan tidak nyaman, hingga memancing orang-orang di sekeliling memperhatikan Anda.

Cari tempat terbaik. Saat berada di keramaian dan Anda tidak menemukan nursery room yang aman untuk menyusui si kecil, segeralah cari tempat duduk. Jika memungkinkan, pilih tempat yang sedikit privasi. Perlu diingat, sebaiknya tidak menyusui di toilet, karena membuat Anda dan si kecil merasa tidak nyaman.

Tak perlu gugup, lakukan saja dengan wajar. Menyusui adalah hal yang wajar dan alami. Tak perlu juga gugup dan cemas melakukannya. Jika tidak berhasil mendapatkan tempat yang baik, tundukkan badan Anda saat membuka baju dan arahkan puting ke mulut si kecil. Saat bayi menyusu, rapikan segera baju Anda dan kembali pada sikap berdiri tegak. Lakukan dengan wajar, tanpa perlu terburu-buru.

Jadi, tidak perlu ada perasaan gugup dan tidak nyaman saat menyusui si kecil di tempat umum. Bila tindakan Anda menyusui ini memancing perhatian orang lain, segera alihkan dengan membalas pandangannya sambil tersenyum.

Lalu, bagaimana pengalaman Anda saat menyusui di tempat umum?

(maya/CN19)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
18 Agustus 2014 | 11:47 wib
Dibaca: 1328
image
06 Agustus 2014 | 11:32 wib
Dibaca: 2973
image
26 Juli 2014 | 17:36 wib
Dibaca: 4054
image
08 Juli 2014 | 12:15 wib
Dibaca: 7785
image
20 Juni 2014 | 22:27 wib
Dibaca: 10805
Panel menu tepopuler dan terkomentar
06 Agustus 2014 | 11:32 wib
18 Agustus 2014 | 11:47 wib
FOOTER