
Menjaga kelangsungan hubungan bukanlah pekerjaan mudah. Pasang surut akan selalu ada. Bila keintiman kurang terjaga, sebuah hubungan bisa berubah menjadi datar dan tak menarik lagi. Salah satu cara paling efektif untuk mempertahankan keharmonisan hubungan adalah dengan saling berkomunikasi.
Pasangan yang mampu menjaga keintiman dalam komunikasi verbal akan lebih bisa menghadapi pasang surut situasi. Untuk sampai pada level ini, Anda dan pasangan harus bekerjasama, saling meluangkan waktu untuk 'benar-benar berbicara'.
Keintiman secara verbal ini hanya bisa dilakukan bila masing-masing pihak mau dan mampu mengungkapkan perasaan mereka, ketakutan, kegembiraan, dan segala sesuatu yang terjadi dalam diri mereka. Ada tiga tahapan yang harus Anda dan pasangan lalui untuk bisa saling dekat secara verbal, yang pada muaranya akan mendekatkan hubungan Anda berdua.
Pertama, kenali diri Anda
Seringkali kita merasa aneh dengan dirinya sendiri, mungkin termasuk Anda. Aneh di sini diartikan bahwa Anda tak benar-benar mengenal diri sendiri, tak mampu mendeskripsikan keinginan Anda. Bila Anda sendiri saja tak mampu memahami diri sendiri, bagaimana mungkin Anda bisa memahami perasaan dan keinginan pasangan.
Mulai saat ini, berikan waktu kepada diri sendiri untuk merenung, dan memahami apa sesungguhnya yang Anda rasakan dan inginkan.
Mau mendengarkan
Seringkali pula, kita terlalu fokus pada diri sendiri. Saat membahas sesuatu hal dengan pasangan, misalnya, kita cenderung selalu fokus terhadap kepentingan pribadi, tanpa memberikan kesempatan dia menyampaikan pendapatnya. Coba ingat-ingat berapa kali Anda mengatakan, "Aku ingin kamu bersikap seperti yang ku mau", "kok semalam tidak menelponku?". Kalimat-kalimat bernada menuntut semacam itu akan menggerus keintiman yang telah terjalin dalam hubungan. Pasangan akan merasa terdesak, dan pada gilirannya, dia merasa tak ada gunanya bicara dengan Anda.
Bicara tanpa beban
Pasangan yang berada dalam hubungan yang sehat selalu mampu menikmati suasana. Dalam kondisi apapun, mereka bisa saling berbicara, tertawa bersama, berbagi kegelisahan berdua.
Bila Anda merasa ada beban untuk menyampaikan unek-unek dalam otak kepada pasanga, berarti hubungan Anda dan pasangan tak lagi seharmonis dulu. Bila ini terjadi, cobalah meluangka waktu berdua saja dengan pasangan, dan mencari tahu letak permasalahannya. Bila kebeuntuan ini dibiarkan begitu saja, lama-lama hubungan akan jadi garing dan kehilangan kehangatannya.
(eharmony/dila)