
ROMA, suaramerdeka.com - Pelatih Lazio Eduardo Reja, mengatakan kemenangan 3-2 timnya atas Cesena bak memenangi sebuah laga derby sengit. Seperti diketahui dalam pertandingan itu, Lazio sempat tertinggal 0-2 di babak pertama dan harus kehilangan satu pemain setelah Abdoullay Konko dikartu merah pada menit 33.
Namun di babak kedua, Biancocelesti berhasil bangkit dan menunjukkan semangat pantang menyerah hingga akhirnya menang 3-2. "Memenangkan pertandingan seperti ini seperti menang di laga derby, meski selalu ada perasaan spesial," kata Edoardo Reja, dikutip Football Italia.
Menurutnya, jika timnya tak kebobolan gol ketiga lawan Genoa pekan lalu, laga itu juga pasti akan dimenangi timnya. "Di awal laga kami terlalu mencemaskan lini belakang, melihat barisan belakang kami semua baru, kemudian Libor Kozak sangat membantu kami. Dia hanya berkesempatan tampil 20 menit dan saya tak bisa memainkannya sejak awal," imbuhnya.
Belakangan tifosi mengkritik kinerja Reja, tapi kali ini terdengar nyanyian menyanjungnya di Stadio Olimpico Roma. Namun, Reja tidak mau jumawa dan menganggap aplaus tersebut lebih layak ditunjukkan kepada para pemain yang menunjukkan semangat luar biasa.
Tak ketinggalan dalam laga ini, Miroslav Klose dan Hernanes yang tampil memukau mendapat pujian dari Reja. "Miroslav Klose tak pernah menyerah. Dia menjadi jembatan antara lini tengah dan depan. Dia bisa menjadi contoh bagi pemain lain. Saya tak menyangka dia bisa bermain bagus di posisi itu. Hernanes juga luar biasa," tandas dia.
(Andika Primasiwi, GLCM, ds/CN26)