
SEMARANG, suaramerdeka.com - Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Semarang akan menggelar seleksi. Rencananya, event yang melibatkan atlet usia 15 hingga 30 tahun itu berlangsung di Wisma Bhakti YPAC, Kamis (16/2) mendatang.
Kabid Bimpres PTMSI Kota Semarang Yulianto mengatakan, seleksi tersebut bertujuan untuk mencari atlet terbaik. Mereka dipersiapkan mengikuti kejuaraan-kejuaraan tingkat daerah dan nasional. Salah satunya Porprov 2013 yang akan diselenggarakan di Banyumas.
"Porprov memang masih tahun depan, namun tidak ada salahnya bila mulai melakukan persiapan sejak sekarang. Hasilnya, akan menjadi acuan dalam menghadapi pesta olahraga empat tahunan tersebut. Setelah seleksi, kemungkinan besar ada program pemantapan bagi para atlet," papar Yulianto.
Kali ini, pantia tidak memasang target jumlah peserta. Namun demikian, mereka meminta kepada seluruh klub tenis meja di Kota Semarang untuk mengirimkan wakilnya. Nantinya akan diambil empat besar baik putra maupun putri untuk mengikuti pemusatan latihan.
Ditambahkannya, persiapan yang lebih awal ini ditujukan untuk meraih prestasi lebih baik dibandingkan Porprov sebelumnya di Solo 2009. Saat itu, kontingen tenis meja Kota Lumpia gagal mendulang emas. Hanya meraih satu perak dan enam perunggu.
Perak disumbangkan Yon Mardiyono di nomor tunggal putra, sedangkan enam perunggu dari nomor ganda putra atas nama Yon Mardiyono dan A Rizal. Kemudian beregu putra yang diperkuat Yon, Rizal ditambah Imam Suwarno, dan Johan Tri Murtono.
Lalu tunggal putra oleh Aneu Susana. Ganda putri atas nama Nurul Fahzri, beregu putri yang diperkuat Susana, Nurul, Tenes, Anora. Serta dari ganda campuran atas nama Yon dan Susana. Meski gagal mendapatkan emas, namun petenis meja Kota Semarang menyumbangkan medali di setiap nomor.
"Banyak evaluasi yang kami lakukan. Pembenahan-pembenahan harus segera dilakukan bila ingin meraih hasil lebih baik di porprov selanjutnya. Selain pemusatan latihan, nantinya atlet-atlet tersebut juga akan diikutkan di beberapa kejuaraan untuk mengasah kemampuan dan menambah jam terbang," tandas Yulianto.
(Hendra Setiawan/CN26)