
LONDON, suaramerdeka.com - Usai mengundurkan diri dari jabatan pelatih timnas Inggris, Fabio Capello langsung angkat bicara. Pria asal Italia itu mengakui dirinya merasa terhina karena otoritasnya dalam menangani The Three Lions terganggu. "Mereka benar-benar menghina dan merusak otoritas saya," ucap Capello.
Sebelumnya, keputusan FA untuk mencopot ban kapten John Terry meski sang pemain belum terbukti bersalah, mendapat kritikan dari Capello. Dalam kasus Terry, menurut Capello, sungguh-sungguh menyinggungnya dan merusak otoritas yang dimilikinya sebagai manajer Inggris dan berpotensi mendatangkan masalah buat skuad.
"Yang benar-benar memukul dan memaksa saya mengambil keputusan ini adalah fakta yang banyak digembar-gemborkan tradisi Inggris mengenai rasa keadilan, mereka yang mengklaim pertama kali mengenai seseorang tidak bersalah jika belum terbukti," beber Capello kepada Football Italia.
Dia menegaskan, tak pernah bisa menolerasi beberapa tindakan yang melampaui batasan, sehingga mudah baginya untuk memutuskan pergi. "Saya tak mengatakan apa pun dan saya tak akan mengatakan apa pun. Semua yang diatribusikan atas nama saya selama beberapa jam terakhir sepenuhnya salah. Saya meninggalkan Inggris dan saya tak akan mengatakan hal lainnya," tegas Capello.
(Andika Primasiwi, ds/CN26)