
SOLO, suaramerdeka.com - Bibit-bibit atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2013 mulai dirancang Pengkot Federasi Olahraga Panjat Tebing (FPTI) Solo. Penjaringannya akan dilakukan melalui sirkuit panjat tebing di kompleks Stadion Manahan, 9-11 Maret mendatang.
"Dua nomor akan kami gelar dalam sirkuit tersebut, yakni lead dan speed. Nomor boulder akan dilombakan pada ajang berikutnya nanti," kata ketua panitia sirkuit Guntur Joko Purwanto, Kamis (9/2).
Tiga kategori disiapkan bagi peserta kegiatan itu. Yakni kelompok umum, kelompok pelajar (lebih dikhususkan pada tingkat SMA) dan kelompok umur maksimal 15 tahun. Semua kategori tersebut terbagi untuk peserta putra dan putri. "Kami menargetkan 75 orang beradu tangguh pada sirkuit tersebut," tuturnya.
Target peserta tersebut diperhitungkan dapat terlampaui, mengingat ada sekitar 15 klub/mapala yang selama ini juga melakukan latihan panjat tebing. "Sosialisasi panjat tebing yang digelar FPTI Solo di arena car free day Jalan Slamet Riyadi (29/1 dan 5/2-red) juga menarik minat masyarakat untuk turut berlatih," tambah Ketua Harian FPTI Solo, Heri ''Aan'' Kurniawan.
Pencarian bibit di lingkup Solo tersebut bukan berarti tim Kota Bengawan tidak memiliki atlet matang. Tercatat ada tiga atlet yakni Indah Wati, Dimas Satryo dan M Marsudin yang kini menghuni pelatda jangka panjang (PJP) PON Panjat Tebing Jateng di kompleks Stadion Jatidiri, Semarang. Seorang lagi atlet juga menjadi sparring partner yaitu Sutrisno.
(Setyo Wiyono/CN26)