
SEMARANG, suaramerdeka.com - Berbagai usah dilakukan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Semarang untuk meningkatkan kemampuan atletnya. Salah satunya menyiapkan software catur yang rencananya akan direalisasikan dalam waktu dekat ini.
"Kami tengah menyiapkan software catur untuk menambah pengalaman dan meningkatkan teknik para atlet. Dengan demikian, saat melakukan pembukaan atau menjalankan bidak catur di tengah pertandingan dapat lebih bervariatif," kata Ketua Percasi Kota Semarang Safi'i.
Menurutnya, seorang atlet tidak cukup mengasah kemampuan dengan hanya sparring partner dengan sesamanya. Atau hanya membaca buku saja. Seiring berkembangnya teknologi dan olahraga catur, tidak ada salahnya menggunakan perangkat lunak seperti software.
Sebelumnya, dia melihat strategi pemain mudah terbaca saat seleksi catur Kota Lumpia di RM Sampoerna Randugarut Kecamatan Tugu Semarang, akhir pekan lalu. Padalah untuk tampil di tingkat provinsi maupun nasional diperlukan strategi-strategi yang baru untuk mengalahkan lawan-lawannya.
Selain software, pengurus juga akan memberikan masukan tentang penekanan manajemen waktu. Tak jarang seorang pecatur menyia-nyiakan waktu yang ada. Ada yang terlalu terburu-buru ada pula yang terlalu lama dan melebihi batas waktu yang ditetapkan sehingga mengurangi nilai.
Dalam sistem swiss 61 menit misalnya, saat evaluasi seleksi catur beberapa waktu lalu, beberapa pecatur hanya memanfaatkan sekitar 20 menit saja. Jadi masih ada 41 menit tersisa yang sebenarnya bisa digunakan untuk memaksimalkan teknik.
Begitu juga sebaliknya. Karena terlalu asyik berpikir 61 menit waktu yang diberikan menjadi kurang, sehingga memengaruhi nilai pecatur. Padahal, tambah Safi'i, bila waktu dikelola dengan baik, dapat memberikan keuntungan saat bertanding.
"Melihat hasil evaluasi, maka manajemen waktu dirasa sangat penting. Tidak hanya bagi para pecatur senior, namun juga mulai ditekankan kepada pemula dan yunior. Harapannya, kelak, mereka bisa menjadi pecatur kebanggaan Kota Semarang yang lebih handal," imbuhnya.
(Hendra Setiawan/CN26)