
SOLO, suaramerdeka.com - Tim Persis Solo yang mengarungi kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia (LI) bakal berbenah di Tangerang. Usai kalah telak 0-3 dari tuan rumah Persih Tembilahan, Riau, Rabu (1/2), skuad racikan pelatih Didik Listyantoro itu tidak pulang ke Kota Bengawan.
"Sisa waktu hanya empat hari, sebelum kami menjalani partai tandang di markas Persita Tangerang, Senin (6/2). Ketimbang bolak-balik, lebih baik anak-anak recovery di Tangerang," kata sang arsitek tim melalui kontak telepon seluler, Kamis (2/2).
Lebih-lebih perjalanan yang harus ditempuh dari Tembilahan hingga Tangerang butuh waktu panjang. Andri Siswanto dkk yang meninggalkan Tembilahan Kamis (2/2) pukul 03.00, menempuh jalan darat sekitar 10 jam untuk menuju Pekanbaru. Selanjutnya, mereka dijadwalkan terbang ke Jakarta pukul 17.00.
"Jadi recovery anak-anak nantinya di Tangerang, sekaligus kami benahi tim dan mempersiapkan strategi guna menghadapi Persita," tambah Didik.
Delapan belas yang diboyong dalam rangkaian lawatan tersebut. Seluruh punggawa tersebut tidak ada yang terkena sanksi akumulasi kartu. Hanya pemain sayap Andri Siswanto yang mengalami cedera pada pelipis kanannya akibat benturan dengan pemain Persih saat bertanding di Tembilahan. "Luka di pelipisnya dijahit, tapi Andri tetap bisa bermain," ungkap sang pelatih.
Apakah ada pemain lain yang diminta menyusul ke Tangerang untuk semakin memperkuat skuad Laskar Sambernyawa? Didik belum bisa memastikan. Dia menyatakan akan melihat dulu kondisi terakhir seluruh punggawanya saat sudah sampai di Tangerang.
"Kalau ternyata nanti ada pemain yang kondisi fisiknya buruk, ya bisa jadi dipulangkan, lalu pemain lain dari Solo diminta menyusul. Mudah-mudahan semua baik-baik saja, meski semua dilanda kelelahan," kata Didik
(Setyo Wiyono/CN26)