
SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengurus Pertina Jateng berencana menggelar Pelatda tinju mandiri mulai 4 Februari mendatang di basecamp pelatda Jalan Durian 44 A Banyumanik, Semarang. Untuk menggelar pemusatan ini, pengurus harus merogoh kocek sendiri lantaran dana dan jadwal Pelatda dari KONI Jateng hingga kini belum ada kejelasan.
Wakil Ketua Umum Pertina Jateng, Simon Legiman, Selasa (31/1) di Semarang, mengungkapkan pelatda memang seharusnya segera digelar, karena atlet yang tidak berlatih dalam jangka waktu lama terancam akan menurun kualitas teknisnya, dan cenderung mengalami overwieght.
"Kalau mengacu pada KONI, jadwal Pelatda belum jelas. Akan sangat riskan jika kami mengikuti jadwal yang ditentukan KONI. Karena itu, kami menggelar Pelatda dengan biaya sendiri. Hal ini sudah diizinkan ketua umum (Ketua Umum Pertina Jateng Kukrit SW-red)," ujarnya.
Menurut rencana, Pelatda akan diikuti 11 petinju yang sudah dinyatakan lolos ke PON XVIII/2012 di Riau. Mereka lolos setelah sebelumnya mengikuti babak kualifikasi yang digelar dalam tiga seri. Sebenarnya ada 13 petinju yang dinyatakan lolos, namun pengurus mencoret dua di antara mereka.
"Untuk Rina dan Umi, meski dinyatakan lolos, mereka belum pernah menang pada babak kualifikasi. Mereka mendapat tiket PON secara gratis. Karena itu, keduanya tidak akan diikutkan Pelatda," kata Simon.
Selama mengikuti Pelatda, petinju akan diturunkan dalam berbagai kejuaraan bersifat nasional. Hal itu untuk meningkatkan kemampuan teknis dan menambah jam terbang. Selain itu, mereka akan menjalani sejumlah uji coba, di antaranya ke sasana tinju Cosite Kopassus Solo dan ke sasana tinju milik Pengcab Pertina Purwokerto.
"Dalam bulan April kami akan beruji coba di Cosite Kopassus. Mungkin selama dua hingga tiga minggu. Selanjutnya, uji coba ke Purwokerto," papar Simon.
Dalam mempersiapkan tim tinju Jateng, pengurus juga berencana melakukan penyegaran di tubuh tim pelatih. Dari sejumlah pelatih yang kemarin menangani pelatda Pra-PON, satu di antaranya Musmar Rambing akan tetap dipertahankan dan ditunjuk sebagai pelatih kepala. Satu pelatih baru, Agus Suyanto dari sasana Suara Merdeka juga akan masuk dalam tim.
(Nurul Muttaqin, Hendra Setiawan/CN26)