
MELBOURNE, suaramerdeka.com - Usai lolos ke babak final Australia Open, petenis Serbia Novak Djokovic mengungkapkan laga melawan Andy Murray di semifinal adalah salah satu laga terbaik yang pernah dimainkannya. Dalam pertandingan di di Rod Laver Arena, Djokovic menang melalui pertarungan lima set dengan skor 6-3 3-6 6-7 (4) 6-1 7-5.
"Andy pantas mendapatkan kredit setelah kembali dari ketinggalan 2-5. Dia berjuang, aku juga berjuang. Tidak banyak kata-kata yang bisa menggambarkan perasaan dari pertandingan ini. Jelas, ini pertandingan fisik, ini salah satu pertandingan terbaik yang pernah ku mainkan. Secara emosi dan mental sama-sama sulit," ungkap petenis rangking satu dunia itu di Yahoo Sports.
Di laga puncak, Djokovic akan menghadapi petenis unggulan dua, Rafael Nadal yang di semifinal sebelumnya sukses menundukkan mantan petenis nomor satu, Roger Federer.
Sementara Andy Murray memilih mengambil sisi positif dari kekalahan ini. Menurut petenis Inggris berusia 24 tahun itu pertandingan melawan Djokovic itu penting untuk banyak alasan, mengingat dirinya sangat ingin menang yang pertama dan terutama.
"Tapi juga setelah tahun lalu, tahun yang dimiliki Novak, aku pikir ada garis bagus di antara menjadi nomor satu di dunia dan menjadi tiga atau empat. Aku pikir jarak itu, aku merasa malam ini aku mendekatinya," ujar petenis rangking keempat dunia itu.
Dengan kekalahan itu, ambisi Murray dalam meraih titel grand slam pertamanya usai tiga kali masuk final kembali tertunda. Namun, ia berjanji akan bekerja lebih keras guna mencapainya. "Pekerjaanku dalam dua atau tiga bulan selanjutnya adalah melewati dia (Djokovic) dan para pemain di depanku. Jadi aku harus bekerja keras dan semoga aku bisa melakukannya," tandas Murray.
(Andika Primasiwi, rtr/CN26)