
JAKARTA, suaramerdeka.com - Reza Ali, politikus Partai Demokrat akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Pertina masa bakti 2012-2016 untuk menggantikan Nova Setyanto. Dia mengalahkan dua pesaingnya, Johni Asadoma dan Solon Sihombing melalui Kongres Pertina di Hotel Twin Plaza, Jakarta, Sabtu (14/1).
Kemenangan Reza Ali sudah diprediksi sejak awal. Mantan Ketua Pengda Pertina Sulawesi Selatan itu diunggulkan atas dua calon tersebut. Dari 33 suara yang diperebutkan, Reza berhasil meraih 22 suara. Johni Asadoma membuntuti di bawahnya dengan perolehan 10 suara.
Adapun, Solon Sihombing tak mendapatkan satu pun suara. Sementara, satu suara lagi abstain. Pada pemilihan itu, Pengda Pertina Maluku Utara tidak memiliki hak suara karena masa jabatan kepengurusannya telah habis. Agar tetap dalam komposisi 33 suara, maka suara Pengda Maluku Utara diberikan kepada PP Pertina.
Namun, PP Pertina memilih abstain demi alasan menjaga netralitas. Sebenarnya, Ketua Komisi Tinju (KTI) Anton Sihombing juga sempat meramaikan bursa calon ketua umum. Namun, dia memutuskan mundur karena dukungan dari pengurus daerah (Pengda) kian melemah.
Yang lebih menyedihkan dirasakan Solon Sihombing. Awalnya, dia didukung maju menuju ketua umum oleh Pengda Maluku. Namun, saat pencoblosan, justru mereka mengalihkan suara ke calon lain. Sementara itu, Reza Ali saat menyampaikan visi dan
misinya menyatakan siap mengabdikan diri untuk membangun kembali kejayaan tinju amatir di negara ini.
“Dengan dukungan dari semua pihak, Insya Allah kita bisa mewujudkan keinginan untuk mengembalikan kejayaan tinju amatir Indonesia,” tegas Reza, yang diberikan waktu selama satu bulan untuk membentuk kabinet PP Pertina yang baru.
(Arif M Iqbal/CN26)