
SEMARANG, suaramerdeka.com - Jateng berhasil meraih dua medali emas Pra-PON Seri III Padang. Dua emas itu ditorehkan Fetty Rizqi dan Yulius Mauk. Fetty yang turun di kelas 48 kg putri menang 11-2 atas Vinalis dari Sulteng pada babak final di GOR GOR Universitas Negeri Padang, Jumat (6/12).
Satu emas lagi disumbangkan Yulius Mauk yang menang 5-0 atas Dicky Darno (Jambi) di final kelas 56 kg putra. "Penampilan Fetty memang luar biasa. Cuma kalau untuk menjatuhkan lawan susah. Dia unggul sejak ronde pertama," kata Pelatih Muhar Sutan ketika dihubungi di Padang.
Sementara, keberhasilan Yulius, menurutnya, adalah karena faktor mental dan semangat yang luar biasa. Segala instruksi yang diberikan pelatih diikuti dengan benar. Hasilnya, kedua petinju mampu tampil dominan di atas ring.
Dengan hasil ini, Jateng sudah meloloskan 11 petinju ke PON XVIII/2012 Riau. Sebelumnya, tujuh petinju lolos dengan meraih tujuh medali emas di Pra-PON Seri Kedua Mataram dan Jateng saat itu keluar sebagai juara umum. Kemudian, dua petinju lolos pada Pra-PON Seri Kedua di Biak Papua.
"Kami setelah ini menunggu instruksi dari pengurus. Namun kemungkinan besar habis ini petinju istirahat dulu. Dari KONI Jateng, Pelatda untuk PON baru dimulai awal tahun," kata Muhar.
Lolosnya 11 petinju ini memuaskan pengurus Pertina Jateng. ''Ini berarti sudah melebihi target yang kami sebelumnya. Hasil ini sudah sangat maksimal. Namun pelatih segera mengkaji peluang masing-masing petinju di PON mendatang, terutama untuk Umi Yuliasih," kata Simon Legiman.
Umi Yuliasih lolos pada Pra-PON Seri Kedua di Biak lolos karena mendapat bye. Karena itu, Simon meminta kepada pelatih untuk melihat kembali peluang yang bersangkutan di PON mendatang.
Ketika disinggung soal bonus bagi kedua petinju peraih emas di Pra-PON Padang ini, Simon mengatakan hal itu akan dipertimbangkan. Namun, mengingat persaingan di Padang ini lebih ringan dibanding dua Pra-PON sebelumnya, reward tersebut akan tentunya akan disesuaikan. Sebelumnya, peraih emas Pra-PON Mataram mendapat Rp 10 juta dan satu unit sepeda motor.
(Nurul Muttaqin/CN26)