panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Juli 2011 | 15:34 wib
Cita-cita Berprestasi di Tingkat Dunia
image

TIGA pebulu tangkis usia dini Kota Semarang menembus babak kualifikasi seleksi atlet PB Djarum Kudus. Salah satunya adalah Khonsa Wayya Surya Lakshinta.

Gadis berusia 10 tahun yang kini masih mengenyam pendidikan di SDN Wonotingal II/B Candisari Semarang, bersama Alif Estu asal klub PB Sehat Semarang di kelompok putra dan Aliyana Putri asal klub Altrec Semarang di kelompok putri berhasil menyisihkan sekitar 30 peserta dari Kota Semarang yang ikut seleksi.

Mulai tanggal 10 hingga 16 Juli nanti ketiganya bersama 17 atlet dari luar daerah akan mengikuti program karantina sebelum dinyatakan lolos dalam seleksi diklat PB Djarum.

"Seleksi tanggal 1-3 Juli. Dari sekitar 800 peserta seleksi dari berbagai daerah, diambil sekitar 20 orang untuk program karantina. Saya berharap bisa lolos dalam seleksi dan diberi kesempatan untuk bergabung bersama atlet lain di PB Djarum Kudus," kata putri dari Gunadi, yang lahir tanggal 31 Juli 2001 ini.

Jika berhasil lolos seleksi di PB Djarum Kudus, Khonsa -panggilan akrabnya- mengaku siap, untuk serius menekuni profesi sebagai atlet bulu tangkis. Apalagi sejak kecil dia sudah memiliki cita-cita untuk menjadi atlet bulu tangkis yang berprestasi di tingkat dunia.

Khonsa juga yakin, jika dia masuk ke diklat Djarum Kudus, proses pendidikan yang dia tempuh tidak akan terganggu. Buktinya, saat ini dia masih bisa berprestasi di sekolah, meski di luar sekolah dia masih aktif menggeluti olahraga bulu tangkis.

"Dulu ayah saya pernah bertanya kepada saya, mau serius di bulu tangkis atau sekolah. Saya jawab, di bulu tangkis saja. Maka untuk itu saya sudah siap jika diminta pindah sekolah di Kudus. Apalagi jaraknya juga cukup dekat dari Semarang," paparnya lugu.

Dukungan Keluarga

Ditambahkan, dalam tahap seleksi diklat PB Djarum yang dia ikuti, melalui tahap empat seleksi yang cuku ketat. Tahap pertama, merupakan tes game di mana dia beserta ratusan peserta lain diberi kesempatan bermain bulutangkis selama 15 menit.

"Setelah lolos seleksi tahap pertama, untuk tahap kedua dan ketiga juga masih menggunakan seleksi game. Yang lolos pada tes kedua dan ketiga, harus melalui tes keempat berupa tes fisik," jelasnya.

Atlet yang mulai menekuni cabang olahraga bulu tangkis sejak umur tujuh tahun ini sangat berharap bisa lolos ke tahap selanjutnya. Secara pribadi dia memang ingin sekali berlatih di klub besar seperti PB Djarum. Apalagi orang tua serta keluarga juga mendukung pilihannya untuk menseriusi olahraga bulu tangkis.

"Untuk persiapan mengikuti karantina, saya terus berlatih di klub. Harapannya nanti bisa lolos seleksi dan bisa belajar di PB Djarum," tandas bocah yang di tahun 2011 ini baru saja menjuarai tiga even berbeda, kelas tunggal putri Popda Semarang 2011, O2SN tingkat Jateng 2011, dan Kapolres Cup Kendal 2011.

(Lanang Wibisono/CN26)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
31 Agustus 2014 | 02:50 wib
Dibaca: 214
image
31 Agustus 2014 | 02:40 wib
Dibaca: 221
image
31 Agustus 2014 | 02:25 wib
Dibaca: 233
image
31 Agustus 2014 | 02:15 wib
Dibaca: 212
image
30 Agustus 2014 | 17:00 wib
Dibaca: 276
Panel menu tepopuler dan terkomentar
06 Agustus 2014 | 20:14 wib
01 Agustus 2014 | 04:43 wib
08 Agustus 2014 | 06:49 wib
FOOTER