panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
14 Juni 2011 | 20:11 wib
Jateng Dirugikan Pengurangan Kelas Tarung Derajat
image

Semarang, CyberNews. Dari informasi yang diterima Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Drajat (Kodrat) Jateng, di PON Riau tahun 2012 nanti cabang olahraga tarung derajat hanya akan mempertandingkan 10 nomor saja. Maka untuk itu, jumlah medali emas yang diperebutkan pada PON XVIII itu pun akan berkurang sembilan medali dibanding PON sebelumnya.

Padahal pada PON XVII/Kaltim tahun 2008 dan terakhir di Kejurnas di Bengkalis Riau Desember 2010 lalu, ada 19 nomor yang dipertandingkan. Ketua Harian Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Drajat (Kodrat) Jateng, PI Soegiarto mengatakan, ada beberapa hal yang melatarbelakangi pengurangan nomor di PON 2012 nanti.

Info yang dia terima, pengurangan nomor itu dilakukan PB PON karena persoalan anggaran penyelenggaraan ajang multieven tersebut. Di mana banyak pengurangan nomor untuk efisiensi biaya.

"Selain itu di beberapa kelas yang tidak dipertandingkan, kekuatan tarung derajat memang belum merata di setiap daerah. Khususnya di wilayah timur. Maka hanya kelas yang telah merata saja yang dipertandingkan," paparnya ketika ditemui baru-baru ini.

Diakui Soegiarto, pengurangan kelas tersebut cukup merugikan bagi kontingen Jateng. Pasalnya dari sembilan kelas yang dihapus, di antaranya merupakan nomor andalan Jateng untuk merebut medali emas.

“Di Kejurnas Tarung Drajat di Bengkalis Riau Desember 2010 lalu, kami mendapat tiga medali emas, empat perak, dan lima perunggu. Dari tiga medali emas yang kami peroleh, dua di antaranya adalah kelas yang dihilangkan di PON 2012 mendatang,” ujarnya.

Kelas Gerak

Bahkan dengan pengurangan kelas tersebut, Kodrat Jateng tidak berani memberi target terlalu tinggi di PON XVIII/Riau 2012 mendatang.

“Di Kejurnas 2010, peta sudah terlihat di mana kita hanya kalah dari Jabar yang mendapat empat medali emas. Tapi dengan pengurangan sembilan kelas, peta berubah dan kami tidak bisa memasang target terlalu tinggi. Target kita hanya mencuri medali emas, dari 10 yang diperebutkan. Di PON 2008 Kaltim, kami hanya dapat satu perak dan satu perunggu,” tambahnya.

Sementara Madi Sudrajat, pelatih Pelatda Pra-PON tarung derajat Jateng mengatakan, 10 kelas yang dipertandingkan di PON 2012 nanti, untuk putra yaitu kelas 49-52 kg, 52-55 kg, 55-58 kg, 58-61 kg, 61-64 kg, 64-67 kg, 67-70 kg. Sementara untuk putri hanya dua kelas, yaitu kelas 52 kg ke bawah dan kelas 52-58 kg saja. Serta satu kelas gerak.

"Kelas yang dihilangkan di putra yaitu 49 kg ke bawah, 70-75 kg, 75-80 kg, 80-85 kg serta 85 kg ke atas. Sementara untuk putri 58 ke atas. Di kelas gerak, dari dua yang dipertandingkan di PON 2008, di PON Riau nanti hanya satu kelas saja yang dipertandingkan," tandasnya.

Kualifikasi Pra PON cabor tarung drajat baru akan dilaksanakan Desember 2011, di Balikpapan Kaltim. Di even tersebut, tim Jateng akan berusaha meloloskan atlet di semua nomor yang dipertandingkan.

(Lanang Wibisono/CN26)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
05 September 2014 | 11:00 wib
Dibaca: 85917
image
05 September 2014 | 10:50 wib
Dibaca: 83232
image
05 September 2014 | 07:57 wib
Dibaca: 84551
image
05 September 2014 | 07:43 wib
Dibaca: 81415
image
05 September 2014 | 07:30 wib
Dibaca: 80978
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER