
Semarang, CyberNews. Tim Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang berhasil menjuarai pekan olahraga mahasiswa (POM) cabang taekwondo antar rayon I Jawa Tengah. Mereka merupakan juara bertahan even dua tahunan yang diadakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bersama IKIP PGRI Semarang di gedung pertemuan lantai 7 IKIP PGRI Jalan Lontar, Sabtu (14/5).
Dengan menyabet enam medali emas, dua perak dan empat perunggu, tim Untag berhasil menyingkirkan Universitas Negeri Semarang yang hanya berhasil meraup dua medali emas dan satu perak. Posisi ketiga diraih Universitas Diponegoro dengan perolehan dua emas tiga perunggu, sedangkan IKIP PGRI menyusul sebagai juara umum keempat dengan mendapat satu emas dua perak dan enam perunggu.
Tim juri juga menilai Ferda Raditya (kategori under 87 dari IKIP PGRI Semarang) sebagai pemain terbaik putra dan Hestiana (under 49, Undip) menjadi pemain terbaik putri. Rektor IKIP PGRI Semarang, Muhdi mengatakan, kejuaraan olahraga maupun seni, amat berguna meningkatkan motivasi dan semangat mahasiswa sehingga program latihan selama ini, bisa diaktualisasikan dalam sebuah perlombaan. "
Harapannya, mereka bisa mengukur diri, lalu meningkatkan prestasi menjadi pribadi kompetitif. Pemerintah harus terus memfasilitasi karena juga bisa membentengi mahasiswa dari pengaruh buruk globalisasi dan ajakan ikut aliran sesat," tuturnya.
Meski demikian, Kemendiknas harus memastikan olahraga apa saja yang akan dipertandingkan dalam POM tingkat regional hingga nasional, agar pembibitan atlet bisa berjenjang.
"Selama ini, cabang taekwondo kadang ditandingkan di tingkat nasional, kadang tidak, tentu tidaklah tepat. Padahal, taekwondo merupakan olahraga warisan nenek moyang yang jelas menjunjung tinggi kearifan lokal," ujar Muhdi.
Ketua Rayon I POM Jateng 2011, Iswoyo menerangkan, untuk tahun ini, POM Regional I Jateng mempertandingkan sembilan cabang olahraga diantaranya bulutangkis, sepakbola, catur, tenis, bola voli, dan karate. Sebanyak tujuh cabang olahraga merupakan seleksi berjenjang ke tingkat nasional.
(Hadziq Jauhary/CN26)