panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
23 Januari 2011 | 23:10 wib
Persib Seri, Bobotoh Mengamuk
image

Bandung, CyberNews. Tingkat kepercayaan bobotoh terhadap Liga Super Indonesia (LSI) sepertinya sudah sampai pada titik nadir. Dalam amuknya, mereka meminta Persib pindah ke Liga Primer Indonesia (LPI) saat menjamu Arema di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu malam.

Pertandingan yang sempat terhenti hampir satu jam itu berakhir akhirnya imbang 1-1. Singo Edan unggul terlebih dahulu lewat Roman Chmelo di menit 60. Tuan rumah membalas lewat Atep menit 77.

Usai pertandingan, amukan gelombang kedua terjadi. Wasit Najamuddin Aspiran dipukuli. Petugas kepolisian pun kalang kabut mengamankannya menuju kamar ganti.

Belum lama berselang dari peristiwa miris itu, pemain Persib bersama massa yang bisa masuk ke lapangan protes keras kepada Najamuddin dengan mengerubunginya, karena dianggap terlalu cepat meniup peluit akhir. Saat itu, Persib tengah gencar-gencarnya menyerang setelah Arema tampil dengan sepuluh orang.

Sebelumnya, tujuh menit setelah gol Arema, kerusuhan juga pecah. Bermula dari jatuhnya Wildansyah yang diduga disikut M Ridhuan, tapi seperti tak direspon cepat wasit. Barulah setelah diprotes pemain Persib, dan lemparan-lemparan dari penonton, kartu merah kemudian dikeluarkan bagi bek Singapura itu.

Hanya saja, keputusan itu sudah terlambat untuk mengerem eskalasi yang berkembang. Bobotoh sudah jengah. Kembang api dari arah penonton mulai ditumpahkan ke lapangan. Berbarengan dengan itu, yel-yel "Pindah Ke LPI Sekarang Juga" bergema.

Saling Lempar

Penonton, terutama di sektor utara turun ke lapangan dan merusak papan iklan di belakang gawang. Saling lempar dengan petugas keamanan juga terjadi. Di Tribun VIP, bangku-bangku plastik ikut dilemparkan ke dalam lapangan. Polisi juga ada yang terluka terkena lemparan.

Di sejumlah lokasi, bobotoh mulai menggelar aksi bakar-bakaran. Manajer Persib, Umuh Muhtar juga berusaha menenangkan lewat pengeras suara kepada massa yang beringas. Suasana benar-benar mencekam. Para penonton, kemudian memajang papan iklan "Liga Primer Indonesia" mengingat Siliwangi pun menjadi kandang Bandung FC.

Pemain kedua tim hanya bisa berkumpul di tengah lapangan. Petugas keamanan terus berusaha mengendalikan situasi. Wagub Jabar, Dede Yusuf yang berada di tribun kehormatan tampak mengamati sambil berdiri. Hampir satu jam, kerusuhan itu berlangsung. Uniknya, pertandingan tetap bisa kembali dilanjutkan. Pertandingan pun seperti berlangsung tanpa gairah.

Hasil tersebut jelas mengecewakan kubu "Maung Bandung". Opsi pindah ke LPI pun mulai dipertimbangkan. "Keputusannya tergantung manajemen. Kami mendukung saja," tandas Dede Yusuf.

(Setiady Dwi/CN26)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
05 September 2014 | 11:00 wib
Dibaca: 11352
image
05 September 2014 | 10:50 wib
Dibaca: 11122
image
05 September 2014 | 07:57 wib
Dibaca: 11770
image
05 September 2014 | 07:43 wib
Dibaca: 10940
image
05 September 2014 | 07:30 wib
Dibaca: 10873
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER