
Semarang, CyberNews. Provinsi Jateng menyatakan siap menjadi tuan rumah enam cabang olahraga SEA Games 2011 sesuai penunjukan semula. Semua venues sudah tersedia dan kini tinggal menunggu standardisasi untuk menjadi bertaraf interansional Penegasan itu disampaikan ketua umum KONI Jateng Soediro AP saat mendampingi ketua umum KONI Pusat Rita Subowo dalam kegiatan penanaman pohon di lingkungan Unnes, Rabu (10/3) siang. Menurutnya komitmen Jateng untuk menjadi tuan rumah tidak perlu diragukan lagi.
"Kami menunggu tim verifikasi dari KONI pusat prihal kelayakan venue SEA Games. Kami pun telah siap untuk merenovasi kompleks Gelora Jatidiri yang akan digunakan untuk ajang pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara itu," katanya.
Soediro menjelaskan, Jateng saat ini dalam proses menunggu Peraturan Pemerintah (Perpres) tentang penunjukan Jateng sebagai pijakan menjadi tuan rumah SEA Games. Perpres itu saat ini sedang diperjuangkan baik dari KONI Jateng maupun KONI Pusat. Dikatakan, KONI Jateng masih berpegang pada Surat Keputusan KONI Pusat untuk menyelenggarakan enam cabang olahraga SEA Games 2011 yaitu menembak, tinju, sepatu roda, panahan, sepak takraw, dan biliar.
Jateng berharap KONI Pusat dan Kantor Kemenegpora tetap konsisten dengan SK tersebut meskipun secara informal ada daerah lain yang meminta menambah cabang olahraga yang digelar di daerahnya. Selain Jateng, provinsi yang ditunjuk menjadi penyelenggara saat Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games 2011 adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatra Selatan.
Pemerintah melalui Wakil Presiden Jusuf Kalla (saat itu) menunjuk Jawa Barat dan Jawa Tengah sebagai tuan rumah SEA Games 2011 setelah kedua provinsi ini gagal menjadi tuan rumah PON XVIII/2012 krena kalah bersaing dengan Riau. Sementara itu Rita Subowo menegaskan Jateng tetap akan menjadi tuan rumah SEA Games sesuai penujukan semula. Artinya tidak ada rencana memindahkan hak tersebut kepada daerah lain.
"Dalam paparannya, Jateng menyatakan kesiapannya menggelar enam cabang itu. Oleh karena itu kami menunggu sampai sejauh mana komitmen bisa dijaga. Masalah Perpres kita menunggu sebentar lagi akan turun," katanya.
Sedangkan pada malam harinya, saat beraudiensi dengan Gubernur Jateng Bibit Waluyo, Rita Subowo mengisyaratkan bahwa anggaran untuk mempersiapkan SEA Games 2011 ini memang terbatas. Dari pembicaraannya dengan pemerintah pusat disebutkan bahwa penyediaan sarana dan prasarana menjadi tanggungan daerah tempat tuan rumah. Pemerintah hanya memberi dana untuk kepanitiaan dan pembelian peralatan.
"Dalam kondisi ini kami menawarkan kepada Jateng bahwa ada perubahan cabang yang akan digelar di daerah ini. Cabang menembak kami tawarkan untuk dipindahkan ke Sumsel karena daerah tersebut sangat menggebu. Jateng akan kami tambah dua cabang yaitu bridge dan sift tenis. Dua cabang ini tidak perlu membangun saran baru karena di Jateng relatif sudah tersedia," katanya.