panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Agustus 2014 | 18:48 wib
Santan tak Selamanya Berdampak Buruk
image

HIDANGAN bersantan banyak disajikan saat momen Lebaran.

Di balik khasiatnya yang menambah gurih masakan, santan kelapa tergolong asupan tinggi kolesterol. Santan murni, sangat tinggi kandungan kalori dan lemak jenuh.

Secangkir santan mengandung lebih dari 550 kalori, setara sepertiga kalori harian yang orang dewasa butuhkan.

Adapun sebagian besar kalori dalam santan berasal dari lemak; secangkir santan mengandung sekitar 40 gram lemak.

Meski dapat meningkatkan HDL, lemak jenuh dalam santan juga dapat meningkatkan LDL (kolesterol jahat). Karenanya, asupan santan per harinya disarankan tidak berlebih.

Namun, tidak sedikit juga manfaat positif konsumsi santan bagi kesehatan.

Santan mengandung asam laurat, lipid antimikroba dan asam kaprat, yang bersifat antibakteri, antijamur dan antivirus. Tubuh mengubah asam laurat menjadi monolaurin yang dapat melawan virus dan bakteri penyebab herpes, influenza dan bahkan HIV.

Menurut sebuah studi yang dipimpin oleh Dr Gilda Sapphire Erguiza, seorang pulmonologist anak di Children's Medical Center di Kota Quezon, Filipina, anak-anak dengan pneumonia yang dirawat dengan antibiotik dan minyak kelapa menunjukkan hasil lebih positif dibanding mereka yang dirawat menggunakan antibiotik saja.

Selain meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, asam lemak dalam santan juga membantu menurunkan berat badan, mengurangi risiko penyakit jantung, serta meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.

Penelitian terkini mengungkapkan bahwa tidak makan cukup lemak dapat membuat Anda gemuk. Menurut Bruce Fife, ND dalam artikelnya "The Fat that Can Make You Thin," mereka yang menyertakan lemak sehat dalam diet, seperti trigliserida dalam santan, makan lebih sedikit dibanding mereka yang tidak mengasup cukup lemak.

Lemak juga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan memuaskan reseptor otak yang mengendalikan nafsu makan. Lemak dalam santan dapat meningkatkan metabolisme dan mungkin bermanfaat menurunkan berat badan selama program diet.

Santan sangat bergizi ketika dicerna, dan nutrisi ini dapat membantu membentengi kondisi kulit dan rambut.

Asam lemak dalam susu kelapa adalah antiseptik alami dan dapat membantu mengobati ketombe, infeksi kulit, dan luka. Selain itu, kandungan asam lemak yang tinggi dalam air kelapa berfungsi sebagai pelembab alami untuk mencegah kulit keriput.

(Linda Putri/CN33)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
04 September 2014 | 16:31 wib
Dibaca: 70184
image
26 Agustus 2014 | 15:27 wib
Dibaca: 73210
image
24 Agustus 2014 | 16:11 wib
Dibaca: 31703
image
21 Agustus 2014 | 10:34 wib
Dibaca: 25729
image
19 Agustus 2014 | 17:44 wib
Dibaca: 30592
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER