panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
24 Juli 2014 | 15:17 wib
Konsumsi Buah dan Sayur Cegah Penyakit Kronis
image

DIET sehat dengan memperbanyak asupan sayur, buah dan biji-bijian terbukti efektif mencegah sejumlah penyakit kronis.

Dalam studinya, sekelompok ilmuwan dari University of Adelaide meneliti pola diet sehat dan kaitannya dengan pencegahan beberapa penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Peneliti menyebutkan, rutin mengkonsumsi buah efektif mencegah datangnya penyakit kronis pertama. Sementara rajin makan sayur-mayur memperpanjang jeda waktu munculnya penyakit kronis kedua pada penderita penyakit kronis.

"Penemuan itu sejalan dengan panduan makanan sehat yang direkomendasikan, yakni buah, sayuran dan sereal gandum," kata para peneliti.

Dr Zumin Shi mengatakan, dia dan rekan-rekannya mempelajari pola makan dan 11 macam penyakit kronis pada 1.000 orang Tiongkok. "Kami melihat transisi dari satu penyakit ke beberapa penyakit berkaitan dengan asupan makanan mereka," katanya.

Penelitian ini juga menelaah manfaat gizi dari ketiga jenis asupan tersebut serta faktor risiko lain, seperti merokok atau kurangnya latihan fisik, yang berkontribusi terhadap risiko penyakit kronis.

Studi, yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Clinical Nutrition ini, menemukan partisipan yang mengonsumsi biji-bijian juga berisiko rendah terkena penyakit kronis.

Dr Shi mengatakan biji-bijian selain beras dan gandum seperti oat, jagung, sorgum, dan gandum hitam mengandung lebih banyak serat makanan, yang mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, diabetes dan kanker kolon dan rektum (kolorektal). "Asupan beras secara signifikan dikurangi pada kelompok yang sehat," katanya.

Dr Shi mengatakan, penting untuk memperhatikan pola diet karena setiap orang berpotensi mengembangkan lebih dari satu penyakit.

Pada peserta studi tersebut, misalnya, peneliti menemukan sejumlah peserta yang mengembangkan penyakit anemia dan diabetes. "Untuk mencegah anemia (orang) membutuhkan zat besi, namun zat besi yang tinggi tidak baik bagi penderita diabetes," kata Dr Shi.

(Linda Putri/CN33)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
04 September 2014 | 16:31 wib
Dibaca: 70184
image
26 Agustus 2014 | 15:27 wib
Dibaca: 73210
image
24 Agustus 2014 | 16:11 wib
Dibaca: 31703
image
21 Agustus 2014 | 10:34 wib
Dibaca: 25729
image
19 Agustus 2014 | 17:44 wib
Dibaca: 30592
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER