panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 Juli 2011 | 01:23 wib
Genjer, Gulma yang Kaya Gizi
image

TANAMAN genjer (Limnocharis flava), pernah dipersoalkan di negeri kita. Bukan karena tanaman ini beracun, tetapi karena oleh Orde Baru, nama tumbuhan gulma tersebut dicap sebagai soundtracknya Partai Komunis Indonesia (PKI).

Sesungguhnya, lagu "Genjer-genjer" yang dimaksud ini, tercipta karena keprihatinan para seniman yang melihat penderitaan rakyat lantaran krisis pangan. Kemiskinan dan kekurangan pangan membuat rakyat akhirnya mengkonsumsi genjer yang banyak tumbuh di sawah-sawah di kawasan Banyuwangi Jawa Timur.

Di berbagai daerah, genjer dikenal dengan sebutan haleyo (Batak), eceng (Melayu), genjer, saber (Sunda) dan centongan (Jawa). Selain daunnya, bunga genjer muda juga enak dijadikan masakan. Genjer cocok diolah menjadi tumisan, lalap, pecel, campuran gado-gado atau dibuat sayur bobor.

Kini genjer tidak lagi identik dikonsumsi masyarakat golongan bawah, tetapi ia mulai merambah di beberapa restoran-restoran elit. Selain rasanya yang lezat, tumbuhan ini ternyata kaya unsur gizi. Dari beberapa penelitian ilmiah menyebutkan, daun tanaman yang konon berasal dari Amerika ini juga sangat baik untuk saluran pencernaan manusia karena memiliki kandungan serat yang reltif tinggi.

Kandungan Gizi

Daun dan bunga genjer mengandung kardenolin, di samping itu daunnya juga mengandung flavonoida dan polifenol. Dalam setiap 100 g genjer mengandung energi 39 kkal, protein 1,7 g, karbohidrat 7,7 g, kalsium 62 mg, fosfor 33 mg dan zat besi 2.1 mg. Sayuran ini juga kaya akan serat yang baik untuk menjaga saluran sistem pencernaan.

Jika rajin mengkonsumsi sayuran ini, dipercaya kanker kolon dan sembelit akan jauh dari Anda. Daun dan bunga genjer berkhasiat sebagai penambah nafsu makan. Untuk penambah nafsu makan dipakai ±15 gram daun segar genjer, dicuci dan dikukus sampai setengah matang lalu dimakan sebagai lalapan.

Lantaran ayuran ini kaya akan serat, sehingga dipastikan baik untuk menjaga saluran sistem pencernaan. Jika rajin mengkonsumsi sayuran ini, dipercaya kanker kolon dan sembelit akan jauh dari Anda.

(Diantika PW/CN27)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
04 September 2014 | 16:31 wib
Dibaca: 10994
image
26 Agustus 2014 | 15:27 wib
Dibaca: 13014
image
24 Agustus 2014 | 16:11 wib
Dibaca: 10274
image
21 Agustus 2014 | 10:34 wib
Dibaca: 9427
image
19 Agustus 2014 | 17:44 wib
Dibaca: 9672
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER