panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 April 2010 | 14:00 wib
Terjatuh Saat Hamil Tua, Tulang Belakang Sakit
image

Saya seorang ibu rumah tangga, 43 tahun dengan 4 orang anak. Ketika hamil putri ke-3, menginjak kandungan 8,5 bulan, saya terjatuh duduk di kamar mandi. Kondisi bayi baik tapi tulang belakang diatas tulang ekor sakit. Hasil rontgen saya bawa ke dokter tulang, menyatakan ada cedera sedikit di persambungan antara tulang belakang dan pengobatannya harus menunggu bayi saya lahir.

Setelah kelahiran, saya sudah terapi selama 10 kali dengan listrik tapi sakit tidak hilang, hanya berkurang. Kemudian pada hamil ke-4, lebih sakit saat kambuh. Dan saya mencoba untuk ke dokter tulang lagi karena terasa sakit setiap membungkuk, meloncat dan mengganti popok. Disarankan pengobatan tusuk jarum, dan telah 8 kali saya lakukan.

Permasalahan sekarang, setiap pagi mau bangun tidur, dari pinggang sampai tulang paha bagian atas terasa sakit luar biasa, terutama di bagian belakang. Untuk bangun susah sekali. Sejak terapi tusuk jarum, tidur saya sudah tidak memakai bantal (sesuai anjuran dokter tulang tersebut). Apakah dengan operasi dapat menjamin kesembuhan saya? saran dari dokter sangat membantu saya.

- Haryanik Nanik (by email) -

Jawaban:
Cedera pada tulang belakang bisa disebabkan berbagai macam hal. Pada kasus ibu Nanik, cedera pada tulang belakang kemungkinan besar disebabkan oleh trauma langsung pada tulang belakang saat ibu jatuh terduduk. Ditambah lagi ibu sedang dalam kondisi hamil tua.

Kondisi tersebut dapat memperberat cedera pada tulang belakang ibu karena selama kehamilan terjadi perubahan otot tulang punggung,  dimana terdapat penambahan beban di otot punggung dan ligamen saat rahim dan janin semakin membesar. Saat hamil terjadi juga perubahan hormonal, dimana hormon progesteron membuat ligamen lebih lentur dan fleksibel dan perlahan akan makin melemah. Tanpa otot punggung yang kuat, luka pada ligamen akan semakin parah.

Nah, perubahan hormonal dan mekanis (structural), ditambah lagi posisi jatuh ibu yang terduduk akan menyebabkan penekanan pada tulang belakang, fraktur maupun dislokasi pada tulang belakang. Namun jangan mengesampingkan HNP (Hernia Nukleus Pulposus) karena posisi jatuh terduduk cukup keras dan langsung dapat menyebabkan pecahnya Nucleus Pulposus (gel pada disc/bantalan ruas tulang belakang) akibat tekanan berat (shock) di sepanjang tulang belakang pada saat jatuh terduduk.

Keadaan makin buruk bila kehamilan terjadi berturut-turut. Jika sakit punggung terjadi terus-menerus, maka tulang punggung akan lebih banyak mengalami tekanan. Kondisi tulang belakang bisa memburuk, khususnya proses degenerisasi yang lebih cepat pada piringan. Hal ini dapat meningkatkan atau memperburuk sakit punggung pada kehamilan selanjutnya.

Saran saya, sebaiknya ibu konsultasikan terlebih dahulu pada dokter spesialis syaraf, sehingga dapat dilakukan pemeriksaan penunjang seperti rontgen, pungsi lumbal dan mielografi. Dari hasil pemeriksaan tersebut baru bisa diketahui sudah separah apa cedera pada tulang belakang ibu, yang akan menentukan perlu tidaknya operasi.

Jika memang perlu operasi, insyaallah itu yang terbaik untuk ibu. Untuk sementara, obat yang harus dikonsumsi adalah penghilang nyeri, namun harus atas petunjuk dokter. Jangan memakai obat penghilang nyeri tanpa kontrol, karena dapat melukai lambung ibu.

Semoga bermanfaat.

 

[Dr. Diyah Ika Murianto]

======

Untuk pembaca yang ingin berkonsultasi, silahkan mengirimkan email ke: vallen@suaramerdeka.com

(V. Aztriko/CN16)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
04 September 2014 | 16:31 wib
Dibaca: 10273
image
26 Agustus 2014 | 15:27 wib
Dibaca: 12313
image
24 Agustus 2014 | 16:11 wib
Dibaca: 10073
image
21 Agustus 2014 | 10:34 wib
Dibaca: 9275
image
19 Agustus 2014 | 17:44 wib
Dibaca: 9505
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER