panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
05 Januari 2010 | 14:44 wib
Tangkal Autis Lewat Terapi Makanan
image

Gejala autis bagi anak-anak merupakan suatu hal yang masih tabu untuk sebagian orang tua atau bahkan menakutkan. Namun gejala autis dapat ditangani dengan terapi melalui makanan. Makanan yang disajikan tentu saja terdiri atas bahan-bahan yang bebas dari zat-zat pemicu autisme. Terapi terhadap gangguan autisme dilakukan secara komprehensif yaitu terapi biomedikal. Anak yang menderita autisme biasanya alergi terhadap makanan. Pengaturan makanan dengan benar akan dapat membantu menurunkan gangguan autis.

Pada umumnya anak autis menderita alergi terhadap beberapa jenis makanan seperti udang, ikan, gandum, telur, dan masih banyak lagi. Apabila anak alergi terhadap makanan tertentu maka pemberian terhadap makanan tersebut dihindari namun bukan berarti harus dihentikan karena seiring bertambahnya usia anak, pemberian makanan tersebut dapat dimulai lagi secara bertahap.

Makanan yang berpotensi menghasilkan zat-zat pemicu autisme antara lain makanan yang mengandung gluten dan kasein. Gluten merupakan protein yang terdapat dalam tepung terigu, oat/gandum, dan barley. Sedangkan kasein terkandung dalam susu dan berbagai hasil olahannya yaitu keju dan yoghurt. Gluten dan kasein dapat dihindari dengan memberikan nasi, tepung singkong, susu kedelai, buah-buahan, serta sayuran. Selain itu zat penyedap dan pewarna makanan juga perlu dihindari dalam penyajian makanan.

Pengaturan makan pada anak perlu dilakukan antara lain dengan memberikan makanan yang mengandung gizi seimbang kepada anak seperti sayuran dan buah dengan tujuan untuk memperbaiki sel-sel yang rusak. Apabila memasak pilihlah minyak yang sehat seperti minyak sayur, minyak jagung, minyak biji bunga matahari, maupun minyak kedelai. Selain itu juga perlu menghindari beberapa makanan seperi (junk food) dan gula terutama pada anak yang hiperaktif dan menderita infeksi jamur. Gula dapat diganti dengan fruktosa (semisal madu) karena penyerapannya lebih lambat dari gula.

(/dedy/v)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
26 Mei 2012 | 22:59 wib
Dibaca: 210
image
24 Mei 2012 | 09:54 wib
Dibaca: 319
image
21 Mei 2012 | 19:01 wib
Dibaca: 786
image
14 Mei 2012 | 21:04 wib
Dibaca: 2061
image
14 Mei 2012 | 00:17 wib
Dibaca: 1874
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER