panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Juli 2006 | 17:55 wib
Apakah Saya Masih Perawan?

Saya seorang mahasiswi yg sedang kuliah di luar negeri, akhir-akhir ini mencoba berhubungan intim dengan pacar. Sebelumnya pacar saya telah mencoba beberapa kali untuk melakukan penetrasi kedalam vagina saya tapi tak pernah berhasil. Saya selalu mendorongnya akibat merasa sakit.

Namun ada kalanya saya merasa penisnya sudah masuk sedikit ke dalam vagina saya, hanya saja saya tidak tahu sedalam mana. Pada kali terakhir, penisnya dapat masuk sebagian ke dalam vagina saya tanpa ada rasa sakit. Yang saya bingungkan adalah, mengapa tak ada darah yang keluar? Padahal ini adalah hubungan seks yg pertama bagi saya. Pertanyaan saya adalah:

Pertama, sebagian teman saya mengatakan saya masih perawan karena tak ada darah, benarkah demikian?

Kedua, sebenarnya berapa jarak pasti keberadaan selaput dara dari mulut vagina? Jika ketebalan selaput dara pada tiap wanita bervariasi, bagaimana cara kita mengetahui tipe ketebalan selaput dara kita sendiri?

Ketiga, beberapa hari kemudian seusai "kejadian" itu, pada labira minora sebelah kanan saya timbul bengkak yang kelihatan seperti ada nanah di dalamnya. Apakah ini termasuk penyakit kelamin? Atau akibat dari gesekan penis? Memang sebelumnya saya merasakan ada sedikit nyeri pada saat kencing, namun tidak selalu saya rasakan, hanya terkadang saja.

Keempat, seandainya selaput dara pecah, apakah pada saat itu juga akan keluar darah? Atau mungkin darahnya akan keluar beberapa saat kemudian, seperti sejam berikutnya? Saya ingat pernah ada bercak kecoklatan beberapa jam kemudian setelah pacar berusaha penetrasi (namun gagal). Apakah itu darah perawan ataukah karena luka?

Kelima, apakah ras seseorang menentukan panjang/lebarnya penis? Pacar saya seorang Hispanik

Mohon jawabannya karena saya sangat bingung, sebelumnya saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya.

Alia [xxx_china@yahoo.com]

Jawab:

Persoalan Anda masih perawan atau tidak, menjadi sulit dipastikan. Itu karena Anda telah melakukan persetubuhan, meskipun Anda bercerita dan yakin tidak terjadi penetrasi sempurna. Meskipun banyak yang telah melakukan persetubuhan, tapi masih juga perawan. Tapi, jawaban berikut mungkin dapat lebih membantu Anda.

Kedua, jarak selaput dara dari bibir vagina tidak terlalu jauh. Memang jarak pastinya tidak dapat ditentukan untuk setiap wanita. Sebagai batasan, setiap wanita dapat merasakan selaput itu dengan memasukkan telunjuknya tak lebih dari 3 cm. Nah, sekarang Anda yang "menghitung" apakah penetrasi separo dari pacar itu sampai sedalam 3 cm. Soal ketebalan memang bervariasi. Dan tidak ada cara untuk mengetahuinya, kecuali Anda ke dokter. Dengan cara menyentuh, Anda dapat merasakan selaput tersebut. Tapi mengukur kepejalannya barangkali tidak akan bisa.

Ketiga, terkadang, tapi ini tidak selalu, setelah persetubuhan terjadi sedikit pembengkakan, atau perasaan terjadi pembengkakan. Itu hal yang wajar. Masalahnya adalah, kenapa Anda merakan seperti ada nanah? Dalam hubungan intik yang keduanya bersih, dapat saya pastikan tidak akan terjadi pembengkakan disertai nanah. Perasaan nyeri itu akan hilang tanpa menimbulkan luka bernanah. Jika bernanah, dapat dipastikan Anda tertular penyakit kelamin. Dan karena itu hubungan yang pertama, penularan itu dapat Anda kira sendiri dari siapa. Untuk lebih yakin, periksakan diri Anda ke dokter.

Keempat, selaput dara yang pecah, terkadang juga tidak disertai darah. Jika pun keluar darah, jangan bayangkan jumlahnya besar. Hanya seperti luka goresan. Dan bercak itu dapat saya tidak terlihat atau terlihat sedikit. Dalam beberapa kasus, bercak itu dapat langsung terlihat usai persetubuhan, di bibir vagina atau di ujung venis. Tapi jika darah itu sedikit sekali, kemungkinan juga akan tak terlihat atau muncul keesokan harinya berupa bercak di celana Anda. Kalau melihat kasus Anda, dan itu hubungan kali pertama, yakini saja itu darah perawan.

Kelima, ya, ras menentukan juga ukuran penis. Tapi ukuran tidak menentukan kepuasan dan kemampuan seksual.

Terimakasih kembali


Anda punya masalah dalam hal seks dan psikologi? Kirimkan saja permasalahan Anda ke redaksi@suaramerdeka.com, dan kami akan berusaha mencarikan solusi untuk Anda.


(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
04 September 2014 | 16:31 wib
Dibaca: 12909
image
26 Agustus 2014 | 15:27 wib
Dibaca: 14846
image
24 Agustus 2014 | 16:11 wib
Dibaca: 11008
image
21 Agustus 2014 | 10:34 wib
Dibaca: 9914
image
19 Agustus 2014 | 17:44 wib
Dibaca: 10202
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER