panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Juli 2006 | 18:16 wib
Alkohol, memperloyo gairah seks
image

Kebiasaan minum minuman keras atau menelan sejumlah besar bir atau anggur ternyata dapat menghilangkan tenaga. Padahal sering terdengar, minuman beralkohol digunakan sebagai pembangkit gairah sebelum melakukan hubungan seks. Banyak iklan di berbagai media cetak mengiklankan produk minuman keras dapat menimbulkan kesan hangat, penuh cinta dan seksi.

Menurut Dr. Eugene Schoenfeld dari San Fransisco dan penulis pada kolom Dr. Hippocrates di berbagai surat kabar Amerika, alkohol memang merupakan contoh obat yang begitu luas digunakan, tapi jangan dianggap semata sebagai obat.

"Dalam dosis yang lebih besar, terjadi depresi dan perlambatan refleks. Stimulasi akibat alkohol sebenarnya disebabkan pelepasan hambatan-hambatan yang ada," tulisnya seperti dikutip dan buku Nutrisi Seksual (Sexual Nutirition) yang ditulis oleh DR. Morton Walker.

Lebih lanjut, Dr. Eugene Schoenfeld mengatakan, kebiasaan minum beralkhohol menyebabkan hati menghasilkan sejumlah besar enzim yang dapat menghancurkan testosteron, hormon pembangkit libido pria.

Sebuah riset dari universitas di California menunjukkan bahwa kebanyakan pria tidak bisa ereksi setelah meminum tiga kali minuman keras yang masing-masing dosisnya 1 ons. Karena alkohol mengurangi produksi testosteron, kebiasaan minum yang berat dapat menyebabkan impotensi permanen bahkan kecenderungan mandul pada pria.

Kendati demikian, beberapa orang dengan karakter pribadi yang kuat masih bisa ereksi meskipun dalam keadaan mabuk berat. Ahli riset seksual Dr. C.W. Sheppard dan Dr. G.R.Gay menyimpulkan dengan mempertimbangkan adanya keraguan dalam manfaat dan penggunaan yang berlebihan, tidak masuk akal juga untuk menggunakan stimulan dan bahan-bahan yang mengandung alkohol.

"Seseorang yang tak dapat bereaksi terhadap stimulasi psikoseksual biasa seharusnya mencari bantuan profesional. Pada umumnya, minuman keras hanya memberikan kekecewaan, bukan pada perbaikan seksual," tulis Sheppard dan Gray dalam laporannya yang dimuat dalam Journal of Abnormal Psychology.

Masih dalam laporan yang ditulis Shepperd dan Gray, dikatakan bahwa orang yang minum alkohol semangatnya dapat naik, tapi penisnya hanya naik sementara saja. Ereksinya pun hanya setengah keras. Dampak sebenarnya dari alkohol dalam segala bentuknya, wiski, anggur dan bir, dapat menjadikan penis lembek alias loyo. Semakin mabuk, semakin lembek.

Bagaimana pada wanita?

Beberapa wanita mengatakan efek minuman keras dapat membuat gairah menjadi naik. Menurut penelitian psikolog Dr. G.T Wilson dan Dr. D.M Lawson, para wanita itu lebih cepat mabuk, dan mabuk lebih lama dibandingkan pria. Wanita lebih cepat menyerap alkohol dan lebih dulu menahannya dalam darah daripada pria. Akibatnya dapat membahayakan janin.

Percobaan yang disebut Fetal Alcohol Syndrome atau FAS, sindroma alkohol janin yang dilakukan para ahli di University of North Carolina mengatakan gangguan pada janin sudah dapat terjadi pada tiga minggu kehamilan, jauh sebelum wanitanya sendiri sadar dirinya hamil.

(intisari/cn02)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
04 September 2014 | 16:31 wib
Dibaca: 10289
image
26 Agustus 2014 | 15:27 wib
Dibaca: 12330
image
24 Agustus 2014 | 16:11 wib
Dibaca: 10078
image
21 Agustus 2014 | 10:34 wib
Dibaca: 9278
image
19 Agustus 2014 | 17:44 wib
Dibaca: 9511
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER