
TALI ASIH: Ketua panitia HPN dan HUT PWI Eko Priyanto memberikan tali asih kepada para janda wartawan saat peringatan Hari Pers Nasional Kamis (9/2). (suaramerdeka.com/ Bambang Isti)
SEMARANG, suaramerdeka.com - Momentum Hari Pers Nasional (HPN) dan ulang tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke 66 yang jatuh pada Kamis (9/2) hendaknya dijadikan untuk introspeksi diri.
"Apakah kita sudah menjadi seorang watawan yang amanah melaksanakan tugas atau belum," kata Saraswati, Kepala LPP RRI Semarang dalam menyikapi momentum hari jadinya para wartawan Indonesia dalam acara tasyakuran di Gedung Pers, Jalan Tri Lomba Juang Semarang Kamis (9/2).
"Karya para wartawan itu hendaknya memberi pencerahan kepada masyarakat luas, karena sekarang ini masih banyak orang mengaku wartawan tapi karyanya tidak bisa dipertanggungjawabkan, bahkan tidak ada," tambahnya.
Selanjutnya dia mengajak para insan pers ini untuk melaksanakan tugas dengan niat terpuji disertai dengan rasa tanggung jawab mengemban amanah.
Tasyakuran yang dihadiri oleh para wartawan anggota PWI dan anggota Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) ini berlangsung sederhana dengan acara pemotongan tumpeng. Potongan tumpeng itu diserahkan oleh ketua panitia HPN Y Eko Priyanto kepada wartawan senior Sutrisna.
Dalam kesempatan itu diserahkan tali asih dari PWI Jateng untuk para janda wartawan yang tergabung dalam IKWI yang diwakili oleh Ny HR Wahjoedi.
( Bambang Isti / CN31 / JBSM )