panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
22 Juli 2011 | 14:14 wib
SMA 7 Semarang Ikuti Lomba Sekolah Sehat Jateng
Efektifkan Kader Kesehatan Remaja dan Berdayakan Toga
.

Semarang, CyberNews. Selain sebagai proses pendidikan, sekolah juga harus bisa menjadi tempat yang nyaman bagi penghuninya. Kenyamanan itu tidak hanya semata kebersihan lingkungan, tapi juga kesehatan seluruh komponen yang ada didalamnya.

Seperti yang dilakukan SMA 7 Semarang selama beberapa tahun belakangan, satuan pendidikan ini memfokuskan menjadi sekolah sehat. Berkat eksistensinya dalam menjaga kesehatan lingkungan, sekolah tersebut kini maju sebagai wakil Provinsi Jawa Tengah mengikuti Lomba Sekolah Sehat 2011.

Penilaian visitasi yang dilakukan tim juri dilaksanakan, Jumat (29/7). Para penilai berasal dari beberapa unsur yang terdiri, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Departemen Dalam Negeri tingkat provinsi.

Mereka menilai komponen-komponen penting yang ada di sekolah, diantaranya segi fisik pada ruangan kelas dan guru, aula, hingga kamar mandi. Dari segi lingkungan yang dinilai, yaitu halaman, taman, kebun toga, sumber air, dan pengelolaan sampah. Kemudian, program-program kesehatan serta pendidikan mental juga tak luput dari pantauan tim juri.

Kepala SMA 7 Semarang Kastri Wahyuni mengatakan, penilaian Lomba Sekolah Sehat ini merupakan rangkaian yang diikuti pihaknya sejak menjadi wakil dari Kota Semarang, Karesidenan Semarang, dan kini maju untuk Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Untuk dapat lolos dari berbagai tingkatan lomba, pihak sekolah senantiasa mengefektifkan Kader Kesehatan Remaja dan Memberdayakan Tanaman Toga di Sekolah.

"Para kader kesehatan itu merupakan siswa-siswa yang tergabung di beberapa ekstrakurikuler, seperti pemberdayaan dan pengolahan hasil toga, pembuatan kompos, palang merah remaja (PMR), penanganan kesehatan siswa dan guru, dan lain sebagainya. Bahkan untuk memantau kesehatan secara rutin, warga sekolah wajib memiliki kartu menuju sehat (KMS)," jelasnya.

Adapun untuk melaksanakan program-program tersebut, berbagai fasilitas tersedia disana. Seperti kantin sehat, tempat cuci tangan di setiap halaman ruang kelas, kebun toga, hingga green house sebagai tempat praktek biologi di luar ruangan.

Sementara, Kabid Dikdasmen Dinas Pendidikan Kota Semarang Sujono menyampaikan, bahwa potensi yang dimiliki setiap sekolah ini dapat dikembanhkan menjadi keunggulan. "Harapannya, dengan keunggulan ini dapat disinergikan dengan kurikulum yang ada di sekolah," tandasnya.

( Anggun Puspita / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
Index Berita
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 18727
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 10528
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 4992
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 5391
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1464
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER