panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
05 September 2014 | 17:06 wib
Warga Pekalongan Kelabakan Cari Premium
image

ANTRE PREMIUM: Warga Kota Pekalongan antre di SPBU 44.511.04 Jalan Merdeka Kota Pekalongan untuk mendapatkan premium, Jumat (5/9). (suaramerdeka.com/ Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Warga Kota Pekalongan dan sekitarnya, selama beberapa hari ini resah karena tidak bisa mendapatkan premium dengan mudah. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pekalongan, hingga Jumat (5/9), masih kehabisan stok premium.

Pedagang bensin eceran yang ada di kelurahan-kelurahan pun, kini juga tidak lagi menjual bensin. "Susahnya mencari bensin," keluh Mei Muraeni, warga Kelurahan Dekoro, Kecamatan Pekalongan Timur saat menunggu antrean di SPBU 44.511.04 Jalan Merdeka, Jumat (5/9).

Menurut dia, sudah dua hari dia kelabakan mencari premium. Dia sudah mendatangi sejumlah SPBU di Kota Pekalongan, namun stok premium habis.

Dia juga sudah berkeliling ke kelurahan-kelurahan untuk mencari pedagang bensin eceran, namun bensin di pedagang eceran juga kosong. Bahkan, ia pergi ke SPBU di Kabupaten Batang. Namun, premium tak kunjung didapat.

"Saya ke SPBU Baros, premium habis. Saya juga sudah ke SPBU di Batang, premium juga habis. Semalam pukul 22.30, saya juga sudah antre di sini. Tapi antreannya sangat panjang. Akhirnya saya pulang," paparnya.

Hari ini dia juga mengaku sudah mencari premium di sejumlah SPBU. Namun premium masih kosong. Akhirnya dengan terpaksa ia ikut antre selama berjam-jam di SPBU Jalan Merdeka yang masih mempunyai stok premium.

Di SPBU Jalan Merdeka terlihat antrean kendaraan yang hendak mengisi premium sangat panjang, baik dari arah barat maupun dari arah timur. Antrean mengular hingga Jalan Merdeka dan Jalan Gajah Mada, meskipun antrean sudah dibagi tiga jalur.

Antrean tidak hanya didominasi warga Kota Pekalongan, tetapi juga warga dari Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang.

Sokifah, warga Desa Tanjung, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan mengatakan, sudah hampir satu minggu ia kesulitan mendapatkan premium. "Sudah seminggu ini, kami kelimpungan mencari bensin. Hampir semua SPBU yang saya datangi, kehabisan bensin," keluh Sokifah.

Ia mengaku tidak sanggup membeli pertamax karena harganya sangat mahal.

Dari pantauan hari ini (5/9), sejumlah SPBU memang masih kehabisan premium. Salah satunya di SPBU 44.511.12 Jalan Gajah Mada.

Papan informasi "Premium habis. Kuota premium subsidi hari ini habis. Tersedia pertamax," masih dipasang melintang di pintu masuk SPBU tersebut. Alhasil, sejumlah kendaraan terlihat mengisi pertamax.

( Isnawati / CN33 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Pantura Terbaru
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 236782
05 September 2014 | 20:45 wib
Dibaca: 47806
image
05 September 2014 | 17:06 wib
Dibaca: 47449
image
05 September 2014 | 15:22 wib
Dibaca: 5479
05 September 2014 | 02:55 wib
Dibaca: 4248
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER