panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 September 2013 | 06:37 wib
Temanggung Bertekad Jadi Daerah Minapolitan Indonesia
image

TEBAR BENIH: Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jateng, Agus Syaifudin, Bupati Temanggung Bambang Sukarno, beserta pejabat lain menabur bibit ikan nila larasati, di kawasan minapolitan, Caturanom Kecamatan Parakan, Rab

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Selain menjadi daerah basis pertanian, Kabupaten Temanggung juga memiliki potensi besar untuk pengembangan perikanan. Oleh karenanya, dengan dukungan Kementerian Perikanan dan Kelautan bertekad menjadi daerah minapolitan.

"Temanggung memiliki sumber daya alam dengan air melimpah itu potensial mendukung pengembangan usaha perikanan. Kita bertekad menjadi daerah minapolitan unggulan di Indonesia," ujar Bupati Bambang Sukarno, dalam acara pemberian bantuan dan penebaran benih ikan nila larasati di Desa Caturanom, Kecamatan Parakan, Rabu (18/9).
 
Untuk mewujudkan itu, pihaknya tengah menggenjot budidaya perikanan di berbagai kecamatan seperti Parakan, Bulu, Ngadirejo, Pringsurat, dan lain-lain. Pengembangannya pada lahan air tawar kolam, sawah, pengairan umum dengan komoditas ikan lele, nila, ikan mas.

"Parameter kita menuju daerah minapolitan juga dilihat dari meningkatnya produksi benih ikan 20% per tahun. Meningkatknya produksi ikan konsumsi 21% per tahun, meningkatnya kawasan budidaya ikan air tawar 1,2% per tahun beserta pengolahan, serta meningkatnya status gizi melalui konsumsi ikan 14,96/kg/kapita/tahun," imbuhnya.  

Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jateng, Agus Syaifudin, mengemukakan, pada tahun anggaran 2013 pihaknya, melalui kegiatan revitalisasi perikanan memberikan bantuan induk nila pandu kunti, benih ikan larasati, dan pakan ikan.

"Potensi kawasan minapolitan seperti Temanggung ini harus terus dikembangkan, secara kontinuitas ada bantuan, bimbingan keterampilan, kepada para penyuluh dan kelompok pembudidaya ikan. Harus diolah dengan profit oriented, mulai pembenihan, pembesaran, hingga dijual matang biar keuntungan berlipat," katanya. 

Kabid Perikanan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung, Muhammad Hadi, mengemukakan bantuan induk nila pandu kunti diberikan pada sembilan kelompok yakni Mina Kanti Gumuyu, Mina Raharja, Jo-Fish. Kelompok Mina Aji Traji, Mina Karya Makmur, Kharisma, Mina Taruna Tani, dan Mina Abadi.

"Sembilan kelompok itu dari Ngadirejo, Bulu, Parakan, dapatnya dua paket, per paketnya berisi 100 ekor jantan dan 300 ekor betina. Sedangkan untuk kelompok pembudidaya ikan Maina Makmur Caturanom Parakan dapat benih ikan nila larasati sejumlah 35.000 ekor dan pakan ikan 4.200 kg," terangnya.

( Raditia Yoni Ariya / CN39 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 5710
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 6366
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 6151
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 7681
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 5921
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER