panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Agustus 2013 | 04:17 wib
Seluruh ABK Dapat Beasiswa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Seluruh siswa berkebutuhan khusus yang ada di sekolah luar biasa (SLB) dan sekolah inklusi dipastikan mendapat beasiswa. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan operasional pendidikan (BOP) bagi SLB dan sekolah inklusi.

"Semua siswa berkebutuhan khusus, yang jumlahnya 116.462 siswa akan diberikan beasiswa. Kita juga siapkan 2.416 paket BOP bagi SLB dan sekolah inklusi," ujar Direktur Pembinaan Khusus dan Layanan Khusus, Direktorat Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Mudjito, di Jakarta.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud dari program pendidikan untuk semua (education for all), utamanya bagi anak yang masuk dalam ktegori pendidikan khusus dan layanan khusus. "Kedua program tersebut dialokasikan anggaran sekitar Rp 213, 7 miliar, dn direncanakan akan cair saat anak masuk dari libur Idul Fitri," katanya.

Dijelaskan, selain BOS, SLB dan sekolah jug mendapatkan BOP dengan pertimbangan kebutuhan pendidikan ABK yang lebih besar. Adapun besaran BOP tersebut sama untuk setiap sekolah (fix cost management), yakni Rp 40 juta untuk SLB, dan Rp 30 juta untuk sekolah inklusi.

"Adapun bantuan siswa yang diberikan besarnya Rp 1.150.000 per siswa per tahun untuk semua jenjang. Beasiswa ini hendaknya bisa mendorong orangtua dalam kondisi apapun termasuk disabilitas dan kesulitan ekonomi tidak menjadi hambatan dalam bersekolah," ungkap Mudjito.

Program tersebut berlaku bagi seluruh SLB dan sekolah inklusi, baik negeri maupun swasta. Bagi sekolah harus terlebih dahulu mengisi data sekolah dan siswa kedalm lembar kerja individual sekolah (LKIS) yang dapat di download di www.pklk-plb.org.

Diharapkan, program tersebut dapat mendorong angka partisipasi murni (APM) ABK di jenjang sekolah dasar dan menengah pertama. Bagi SLB yang memiliki jenjang pendidikan menengah, maka BOP akan dipenuhi dari Direktorat Pembinaan PKLK Dikmen.

Berdasarkan data yang ada, jumlah ABK usia sekolah sebanyak 363.800 anak. 106.274 di antaranya bersekolah di SDLB/SD inklusi, dan 23.347 anak bersekolah di SMPLB/SMP inklusi. "Artinya masih da 234.179 ABK yang belum mendaptkan hak pendidikan," sebut Mudjito.

( Satrio Wicaksono / CN26 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
29 Juli 2014 | 05:27 wib
Dibaca: 2
29 Juli 2014 | 04:57 wib
Dibaca: 87
29 Juli 2014 | 04:42 wib
Dibaca: 125
29 Juli 2014 | 04:27 wib
Dibaca: 202
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER