panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
31 Juli 2013 | 11:40 wib
Hendi Ajak PKL Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Bersih
image

MENINJAU: Plt Wali Kota Semarang Hendi Prihadi saat meninjau fasilitas PKL yang baru di wilayah Pasar Johar, Rabu (31/7). (suaramerdeka.com / Bambang Isti)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Plt Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak para Pedagang Kaki Lima (PKL) berkomitmen menciptakan displin dalam kebersihan lingkungan tempat mereka berdagang. Karena penanganan PKL itu kuncinya adalah komunikasi. Sejak awal komunikasi yang baik harus dibangun.

Berbicara di depan puluhan PKL yang tergabung dalam Koperasi Artha Bunda, para PKL yang kini diberi fasilitas baru untuk menempati kios permanen secara gratis di samping Gedung Kantor Pos Besar Johar itu, Hendi menganalogikan PKL itu itu ibarat "tahi lalat" di wajah.

"Kalau tahu lalatnya satu atau dua, kan bisa menambah cantik, tapi kalau seluruh wajah bertahi lalat, kan malah jelek. Jadi kalau PKLnya rapi, lingkungan akan menjadi bersih dan cantik, nah itulah PKL yang ada di wilayah Kantor Pos ini," kata Hendi, Rabu (31/7) pada acara penyerahan bantuan sarana dan prasarana PKL melalui Koperasi Arha Bunda Kementerian Koperasi RI.

Kata Hendi, keberuntungan PKL di Pasar Johar ini karena mereka ada di wilayah heritage yang banyak dikunjungi wisatawan asing. "Jadi PKL di sini secara otomatis bisa jadi jujugan para turis itu," sambung Hendi.

Kios PKL ini terletak di sebelah kiri gedung Kantor Pos Besar dan merupakan percontohan yang kelak akan dibangun di PKL lain di kawasan Pasar Johar. Bangunan berbentuk kanopi bercat biru yang indah ini, permanen yang membujur dari utara ke selatan sepanjang sekitar 50 meter, dengan 10 kios tersedia.

Para PKL yang terdiri dari para penjual kacamata, servis jam tangan dan beberapa warung makan ini memang sebelumnya sudah menempati kawasan itu secara turun temurun. Tapi mereka tidak tahu mengapa hari Kamis ini belum boleh menata dagangannya di kios baru itu, seperti yang dijanjikan pemkot sebelumnya.

( Bambang Isti / CN19 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
19 April 2014 | 20:00 wib
Dibaca: 48
19 April 2014 | 19:47 wib
Dibaca: 64
19 April 2014 | 19:34 wib
Dibaca: 214
19 April 2014 | 19:19 wib
Dibaca: 205
19 April 2014 | 19:05 wib
Dibaca: 219
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER