panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 April 2013 | 23:58 wib
Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Masih 52 Persen
.

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tingkat kepatuhan wajib pajak dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) di wilayah Jawa Tengah masih rendah, hanya 52%. Dari 801.695 wajib pajak yang terdaftar, baru 412.987 wajib pajak yang menyampaikan SPT Tahunan.

Kepala Kanwil DJP Jateng I Edi Slamet Irianto mengatakan, jumlah wajib pajak pribadi yang menyampaikan SPT Tahunan melalui tempat pelayanan terpadu, pos, drop box, dan online ada 403.508, dan wajib pajak badan 9.479.

Pada periode Januari-Maret 2013, penerimaan pajak di Kanwil DJP Jateng I baru terealisasi 17,58%, yakni Rp 2,401 triliun dari target Rp 13,661 triliun. Jumlah tersebut berasal dari PPh Rp 1,301 triliun, PPN dan PPnBM Rp 767,113 miliar, PBB Rp 7,36 miliar, serta pajak lainnya Rp 40,066 miliar.

"Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ada kenaikan realisasi sebesar 22,92%. Tahun lalu hanya terealisasi Rp 1,959 triliun," kata Edi dalam acara sosialisasi MoU Direktorat Jenderal Pajak dan Polri di Hotel Patra Jasa, Senin (8/4).

Dalam kesempatan itu dilakukan serah terima jabatan dari mantan Kanwil DJP Jateng I Sakli Anggoro kepada Kanwil DJP Jateng I Edi Slamet Irianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kanwil DJP Riau.

Hadir pula PGS Direktur Sabhara Polda Jateng AKBP Edi Suroso dan Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jateng AKBP Anton Sasono. Menurut dia, minimnya tingkat kepatuhan dikarenakan banyak terdapat tambahan wajib pajak baru yang kebanyakan lulusan sekolah dan kuliah dan saat ini belum memiliki pekerjaan, sehingga tidak menyampaikan SPT PPh tahunan.

"Kebanyakan dari mereka mendaftar hanya untuk melengkapi dokumen pribadi saja. Ini tantangan buat kami untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar yang terdaftar nantinya adalah mereka yang benar-benar memiliki penghasilan," paparnya.

Guna meningkatkan kepatuhan pajak badan, Kanwil DJP juga tengah gencar melakukan sosialisasi baik melalui telpon maupun media massa untuk mengingatkan para wajib pajak. Batas waktu pelaporan SPT pajak badan adalah 31 April 2013.

"Kami akan coba untuk untuk mengingatkan kepada perusahaan melalui telepon, agar segera melaporkan SPT tahunan mereka," ujarnya.

( Fani Ayudea / CN37 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 5374
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 5998
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 5787
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 7267
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 5576
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:00 wib
FOOTER