panel header


DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 September 2012 | 07:55 wib
Dosen UGM Kembangkan Sepeda Berbahan Alumunium Bekas
image

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Dr Suyitno dosen Jurusan Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik (FT) UGM, kini tengah mengembangkan sepeda berbahan alumunium bekas. Sehingga alumunium bekas pun kini menjadi lebih bernilai guna dan bernilai ekonomis. Pembuatan sepeda itu menggandeng industri kecil dan menengah (IKM) perajin aluminium yang berada di Giwangan, Yogyakarta.

Sejumlah komponen seperti rangka, pedal, stang, dan stem yang digunakan merupakan hasil daur ulang cerdas sejumlah perajin aluminium. "Pembuatan sepeda ini melibatkan IKM dalam pembuatan komponen sepeda yang dibuat melalui proses daur ulang," paparnya saat ditemui di ruang kerjanya FT UGM.

Metode daur ulang cerdas yang digunakan para perajin aluminium di Yogyakarta itu dikenalkan oleh Suyitno karena keprihatinannya terhadap pengrajin aluminium yang hanya menghasilkan produk yang seragam yaitu peralatan rumah tangga secara massal. Kondisi tersebut menjadi dilematis di saat bahan baku mengalami kelangkaan di pasaran dan perajin tidak bisa menaikkan harga jual sehingga terjadi kelesuan di sektor usaha itu.

Guna mengatasi situasi tersebut, dia menawarkan kepada perajin untuk melakukan diversifikasi produk hasil daur ulang aluminium. Dan hasilnya, dari pendampingan yang dilakukan sejak 2006 lalu, para perajin aluminium tak hanya produksi alat-alat rumah tangga seperti wajan, alat kukus, dan panci saja, tetapi juga menghasilkan barang lain seperti aksesoris dan perlengkapan kendaraan yang kini digunakan olehnya dalam pembuatan sepedan tersebut.

Sepeda yang dikembangkannya memang unik tak hanya karena berasal dari bahan daur ulang. Sepeda yang diberi nama Castbike itu rangkanya dibuat melalui proses pengecoran. Sementara rangka sepeda pada umumnya dibuat dengan pipa yang disambung melalui proses pengelasan.

"Pembuatan rangka sepeda dari pipa memerlukan bahan baku dan teknologi pengelasan yang relatif kompleks untuk produksi secara massal," jelasnya yang fokus menekuni kajian metalurgi itu.

Saat ini, dia mengembangkan tiga buah model sepeda castbike yaitu jenis urban untuk laki-laki, urban untuk perempuan, dan model sepeda gunung. Dia pun mentargetkan dalam sehari bisa memproduksi 5 unit sepeda castbike. "Produksi sudah berjalan dan paten sudah diajukan. Semoga dalam waktu dekat bisa segera dirilis," katanya.

( Bambang Unjianto / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
23 Mei 2013 | 22:37 wib
Dibaca: 36
image
23 Mei 2013 | 22:27 wib
Dibaca: 61
23 Mei 2013 | 22:17 wib
Dibaca: 128
23 Mei 2013 | 22:07 wib
Dibaca: 152
23 Mei 2013 | 21:57 wib
Dibaca: 120
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER