panel header


DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
Jangan Gampang Sakit Hati Manakala Musibah Menimpa Diri, Jangan Sedih Manakala Kehilangan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 September 2012 | 08:52 wib
Kunci Moratorium Kunker DPR Ada di Pimpinan

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wakil Ketua MPR, Hadjriyanto Y Thohari menuturkan, kunci pelaksanaan usulan moratorium kunjungan kerja (kunker) DPR ke luar negeri tetap ada di pimpinan DPR meski banyak dukungan beberapa fraksi. "(Moratorium) Itu tergantung pada ketegasan para pimpinan dewan. Itu kan wacananya sudah lama, tapi berhenti di wacana," katanya.

Menurutnta, agenda kunker ke luar negeri para anggota dewan sudah membuat jengah masyarakat lantaran tujuan dan hasilnya tak jelas. Terlebih kunker itu sering diiringi kabar mengenai kegiatan wisata yang dilakukan anggota DPR.

"Ini yang datang dari masyarakat bahkan bukan hanya kritikan, tapi sudah hujatan. Kunker ini juga sama sekali tidak terlihat sisi positifnya karena tidak transparan. Apalagi yang diketahui masyarakat hanya yang sifatnya piknik, seperti berlayar di sungai, hiburan dan sebagainya," ujarnya.

Maka dari itu, dukungan pimpinan DPR amat diharapkan sekaligus melakukan langkah nyata untuk moratorium kunker ke luar negeri. Terlebih, pimpinan DPR sebenarnya memiliki kuasa untuk tidak mengizinkan rencana anggota dewan ke luar negeri.

"Surat menyurat untuk kunker ini kan juga harus ditandatangani oleh pimpinan dewan. Kalau mereka tidak menandatangani exit permit, maka paspor dinas anggota DPR sebagai pejabat negara juga tidak bisa keluar," tuturnya.

Hajri mengatakan dengan melakukan hal itu, tentunya pimpinan dewan akan mendapat kritik. Namun, moratorium tetap harus diberlakukan untuk menyelamatkan kehormatan DPR sebagai institusi negara.

"Jika langkah itu dilakukan pasti pimpinan akan mendapat kritikan, bahkan kecaman. Namun itu perlu dilakukan untuk menyelamatkan kewibawaan dan kehormatan institusi yang sudah di titik nadir," imbuhnya.

( dtc / CN26 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
23 Mei 2013 | 02:00 wib
Dibaca: 71
23 Mei 2013 | 01:48 wib
Dibaca: 93
23 Mei 2013 | 01:35 wib
Dibaca: 135
23 Mei 2013 | 01:22 wib
Dibaca: 151
23 Mei 2013 | 01:09 wib
Dibaca: 172
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER