
SEMARANG, suaramerdeka.com - Sepeda motor pemudik bakal diangkut oleh truk dan kapal untuk meminimalisir kecelakaan di jalan raya. Pasalnya, sebanyak 70 persen kecelakaan di jalan raya terjadi pada sepeda motor.
Kementerian Perhubungan dan Jasa Rahardja telah menyiapkan kapal dari TNI AL untuk mengangkut sepeda motor dan pemudik. Sementara pengadaan truk trailer sedang dibahas kerjasama dengan pihak swasta.
"Kapal laut yang sudah disiapkan ke Aceh dengan KRI Banda Aceh dengan kapasitas 1.500 orang dapat mengangkut 1.000 sepeda motor," kata Menteri Perhubungan, Evert Erenst Mangindaan, dalam rapat koordinasi persiapan angkutan lebaran di Hotel Gumaya, Kamis (12/7) malam.
Jasa Raharja juga menyiapkan lebih kurang 300 bus gratis yang akan membawa pemudik dari Jakarta ke 26 tujuan dan dari Surabaya ke 10 tujuan. "Bus dan trailer akan dikawal pihak kepolisian agar kecepepatan dapat diatur, sehingga tidak menambah kepadatan arus kendaraan di jalan," katanya.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Pudji Hartanto menambahkan akan menindak pesepa motor yang mudik dengan membawa lebih dari dua orang. Tindakan tidak tidak dengan tilang, tetapi diberhentikan dan diminta naik bus atau kereta. "Sepeda motor cukup dua orang, jangan ada tambahan barangm apalagi anak kecil," katanya usai rakor.
Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, mengatakan kesiapannya menyongsong arus mudik dan arus balik yang melintasi Jawa Tengah. Titik kemacetan seperti di Ambarawa telah diatasi dengan membuat jalur lingkar yang tembus Jambu.
( Zakki Amali / CN33 / JBSM )