
OPERASI TERPADU: Sejumlah petugas gabungan dari Dishubkominfo Kabupaten Semarang dan Satlantas Polres Semarang sedang melakukan operasi rutin di Terminal Bawen. (suaramerdeka.com / Ranin Agung)
UNGARAN, suaramerdeka.com - Rencana revitalisasi Terminal Bawen terancam tertunda. Penundaan tersebut dilakukan pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, dengan alasan menunggu revisi usulan Detail Engineering Design (DED) yang diajukan Pemkab Semarang beberapa waktu lalu.
Pernyataan tersebut diungkapkan Kasubdit Jaringan Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan RI, Made Suartika, Jumat (6/7). Menurutnya, pada DED sebelumnya, pihaknya menemukan adanya pertemuan antara lalu lintas kendaraan yang akan keluar masuk dengan calon penumpang.
"Kami meminta Pemkab Semarang untuk menyederhanakan sekaligus menghindari terjadinya konflik akibat adanya pertemuan antara lalu lintas kendaraan dan calon penumpang," ujar Made.
Dijelaskan, selama proses revisi, pihaknya tidak akan melanjutkan proses revitalisasi Terminal Bawen. Revitalisasi akan dilanjutkan setelah DED selesai dan diusulkan kembali ke dana sharing APBN 2013. "Bupati Semarang menyanggupi akan menyelesaikan DED yang kami kembalikan dalam waktu dua pekan ke depan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Semarang, Prayitno Sudaryanto saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut justru membantah bila DED telah dikembalikan oleh Kementerian Perhubungan RI. Menurutnya, dengan adanya penyederhanaan DED, nantinya akan berpengaruh pada anggaran yang diajukan sebelumnya.
"Bukan dikembalikan. Yang tepat, kami diminta oleh Kementerian Perhubungan RI untuk menyederhanakan DED termasuk melengkapi izin prinsip proses administrasi. Kami berjanji akan mengirimkan berkas secepatnya agar proses tidak molor," tegasnya.
( Ranin Agung / CN26 / JBSM )