panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 Juni 2012 | 16:51 wib
Pusaka Kendal Banyak di Tangan Kolektor
image

LIHAT KERIS: Bupati Widya Kandi Susanti melihat salah satu keris yang dipamerkan dalam pameran keris di GOR Bahurekso. (suaramerdeka.com/ Rosyid Ridho)

KENDAL, suaramerdeka.com - Benda pusaka milik Pemerintah Kabupaten Kendal peninggalan para pemimpin terdahulu disinyalir masih banyak yang berada di tangan para kolektor. Benda itu seperti keris, tombak, dan pusaka lainnya yang merupakan peninggalan nenek moyang.

Berbagai pusaka tersebut dahulu ada di paringgitan, tetapi seiring perkembangan zaman dan pergantian kepala daerah, barang-barang itu hilang satu persatu. ''Saya mengimbau bagi mereka yang menyimpan benda pusaka milik Kendal bisa mengembalikannya ke Pemkab,'' kata Bupati Widya Kandi Susanti ketika membuka pameran keris tosan aji di GOR Bahurekso, Selasa (19/6).

Pameran yang berlangsung hingga 23 Juni mendatang digelar oleh Paguyuban Pecinta Keris Bahurekso dalam rangka memperingati HUT ke-407 Kabupaten Kendal. Peserta pameran merupakan kolektor dari sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Kota Pekalongan, Batang, Kabupaten Pekalongan, dan Demak.

Widya Kandi mengatakan, Kabupaten Kendal sebenarnya memiliki banyak benda pusaka peninggalan nenek moyang. Namun, pusaka tersebut masih banyak yang berada di tangan kolektor. Salah satunya adalah tombak milik Adipati Bahurekso yang hilang.

Tombak itu kini dikabarkan berada di tangan salah seorang kolektor di Kota Semarang. Jika sudah dikembalikan Bupati menyatakan, akan mendirikan museum peninggalan leluhur Kabupaten Kendal.

"Kami akan berkoordinasi dengan para pejabat lama dan mengumpulkan pusaka-pusaka tersebut," kata dia.

Ketua panitia pameran, Jupriyono mengatakan, pihaknya berhasil mengembalikan salah satu pusaka peninggalan Adipati Bahurekso berupa tombak Sigar Jantung yang mempunyai pamor Wengkon Ngisi. Tombak itu ditemukan pecinta pusaka yang tergabung dalam Paguyuban Bahurekso Kendal.

"Bendan itu ditemukan di Semarang, di tangan salah satu kolektor keris besar. Saya berharap kembalinya pusaka peninggalan Bahurekso itu, dapat menambah kewibawaan pemerintah,'' tutur dia.

( Rosyid Ridho / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 35697
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 36908
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 37341
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 41481
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 36522
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER