panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Februari 2012 | 15:54 wib
SIKIB Resmikan Rumah Produksi
Produksi Gula Semut Terapkan Teknologi Modern
.

KULONPROGO, suaramerdeka.com – Pengolahan gula semut dengan mengaplikasikan teknologi modern mulai dilakukan masyarakat Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kulonprogo.

Teknologi modern untuk meningkatkan kapasitas, higienitas, dan kontinuitas produksi itu diterapkan di rumah produksi gula semut Mbok Tani di kompleks Rumah Pintar Desa Hargotirto. Rumah produksi itu  diresmikan Ketua II Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), oleh Ratna Djoko Suyanto, Sabtu (18/2).

Menurut Ratna Djoko Suyanto, keberadaan rumah produksi tersebut diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan jumlah maupun kualitas produksi gula semut. Selain bantuan rumah produksi beserta peralatannya dari pemerintah pusat, SIKIB juga melakukan pendampingan pengembangan usaha produksi gula semut.

Diantaranya terkait pemasaran seperti dengan pendampingan dan pelatihan mengemas dengan baik dan menarik. "Dengan kemasan yang lebih baik, sekarang pembelinya sudah cukup banyak. Sudah banyak juga kita salurkan ke Jakarta dan daerah-daerah lain. Kualitas dan pemasarannya lumayan," katanya.

Ditanya apakah rombongan SIKIB yang datang juga ikut membeli gula semut, Ratna menjawab ikut memborong. "Borong dong, harus itu. Kami bawa ke Jakarta karena gulanya luar biasa bagus dan bersih," imbuhnya.

Desa Hargotirto merupakan desa binaan SIKIB bekerjasama dengan UGM dan Pemkab Kulonprogo yang diresmikan September 2010 silam. Kepala Lembaga Penelitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UGM, Danang Parikesit mengatakan, Desa Hargotirto merupakan salah satu desa di Kecamatan Kokap yang memiliki potensi tanaman kelapa yang sangat besar. Di desa itu terdapat 70 kelompok penderes dengan jumlah pohon kelapa 16.815 tanaman.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, keberadaan rumah produksi tersebut bisa mendorong pengembangan industri gula semut oleh masyarakat. Sehingga membantu juga dalam mempertahankan ikon Kulonprogo sebagai penghasil gula kelapa dengan kualitas yang sangat bagus.

"Selama ini Kulonprogo dikenal luas penghasil gula kelapa dengan kualitas sangat bagus dan berpotensi dikembangkan menjadi gula merah kristal yang biasa disebut gula semut," katanya.

( Panuju Triangga / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 13007
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 13741
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 13515
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15892
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 13083
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER