
JAKARTA, suaramerdeka.com - Polisi telah mengamankan, LI, warga RT 04/06, Kampung Kaum, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, sopir bus Karunia Bakti.
Kernet dan kondektur tersebut juga telah diamanakan, R (34) warga RT 03/08 Kampung Pojok, Desa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut dan DJ (38) warga RT 01/07, Kampung Babakan Sapotong , Desa Negla Sari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Mereka diamankan di Polres Bogor untuk dimintai keterangan, Sabtu (11/2).
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Martinus Sitompul mengungkapkan, tiga awak bus dengan nomor polisi Z 7519 DA tersebut tengah diperiksa penyidik. Hasil pemeriksaan sementara diketahui kecelakaan tersebut akibat rem blong. "Diduga rem tidak berfungsi atau rem blong," ujar Martinus melalui pesan pendek, Sabtu (11/2).
Kendati demikian, Martinus menyatakan, pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut di antaranya akan memeriksa kelayakan bus tersebut.
Seperti diberitakan, dalam kecelakaan maut yang terjadi di jalur Puncak, Cisarua, Bogor, Jumat (10/2) itu, setidaknya 14 orang tewas dan 40 luka-luka. Bus Karunia Bakti jurusan Garut-Jakarta itu menabrak 13 kendaraan serta warung di tepi jalan.
( Nurokhman / CN34 / JBSM )