
SEMARANG, suaramerdeka.com - Sumardi (45) ditemukan tewas gantung diri di rumah adik kandungnya, Budi Santoso (37) Jalan Beruang Dalam Barat V No. 9, RT 7 RW 1, Gayamsari, Sabtu (11/2).
Korban tergantung pada seutas tali tambang di sebuah ruangan rumah tersebut. Korban yang akrab dipanggil Hagler itu kali pertama ditemukan ibunya, Sanilah (78) sekitar pukul 15.00. Sanilah mengatakan, satu jam sebelumnya, ia masih melihat Hagler sedang membakar sampah di belakang rumah Budi Santoso. "Setelah itu saya juga masih ngobrol dengannya sebentar," kata Sanilah sembari sesenggukan.
Tak lama, Sanilah meninggalkan Hagler sendirian untuk pulang ke rumahnya yang masih satu gang. Sekitar 45 menit kemudian, Sanilah kembali lokasi semula. Saat itulah ia melihat Hagler sudah dalam posisi tergantung. "Saya langsung menjerit minta tolong." Warga pun berdatangan.
Tetangga korban, Ridjanto (63) berinisiatif melapor ke polisi. Petugas Polrestabes Semarang yang melakukan olah TKP menemukan sperma dan kotoran dari dubur korban. Di luar itu tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Berdasarkan temuan itu, polisi menyimpulkan kalau Hagler tewas akibat gantung diri. Pihak keluarga tidak mengetahui persis penyebab Hagler bunuh diri. Tapi dari SMS yang ada di HP korban, diketahui Hagler sedang dekat dengan seorang wanita.
( Anton Sudibyo / CN34 / JBSM )