
BOGOR, suaramerdeka.com - Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Sabtu (11/2), mengunjungi lokasi kecelakaan bus maut di Cisarua. Mangindaan hendak melihat penyebab kecelakaan yang merenggut belasan nyawa dan mencederai puluhan lainnya itu.
Mangindaan datang sekitar pukul 14.15 WIB dengan mobil dinasnya, di sekitar Cisarua, Jawa Barat. Datang dengan mengenakan batik krem, dia didampingi istrinya. Sementara Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimueso sudah datang lebih dulu.
Ketika turun dari mobilnya, Mangindaan sempat mengobrol dengan Soeroyo dan polisi yang ada di lokasi kejadian. Lalu Mangindaan melihat lokasi kejadian tersebut. "Saya datang ke sini, untuk melihat penyebab peristiwa. Rem blong katanya," kata Mangindaan.
Hujan pun turun, dan Mangindaan sempat dipayungi oleh ajudannya. Setelah itu Mangindaan naik ke mobil. Rencananya politisi Demokrat itu akan ke RS Paru di Cisarua tempat korban kecelakaan mendapat perawatan. Saat itu, lalu lintas ke Puncak dibuka dua arah. Kendaraan melaju pelan karena jalan licin akibat hujan.
Seperti dikabarkan bus Karunia Bakti dengan nopol Z 7519 DA lepas kendali dan menabrak 8 kendaraan bermotor, warung bakso, dan villa. Akibat kejadian ini 14 orang tewas dan 47 orang mengalami luka-luka. Sopir bus sudah ditangkap di Garut namun keneknya hingga kini masih buron.
( dtc / CN33 )