
SEMARANG, suaramerdeka.com - Penyerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Undip untuk As'ad Said Ali, Sabtu (11/2) diwarnai demo. Sekitar pukul 10.00 dua orang dari LBH Semarang berdiri di taman tepat di depan pintu gerbang Gedung Prof Sudarto Kampus Undip Tembalang. Salah seorang dari mereka membentangkan payung hitam, sedangkan satunya lagi mengenakan kaos merah bertuliskan Munir.
Meski demikian aksi mereka hanya bertahan sekitar lima menit. Seorang aparat kepolisian segera meminta mereka pergi. Alasannya, mereka berada di area kampus. Kedua orang tersebut, Erwin dan Zainal kemudian memenuhi permintaan tersebut dan
berjalan keluar.
Sementara itu, upacara penyerahan gelar kehormatan di dalam gedung baru saja dimulai. Erwin menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk penolakan atas pemberian gelar doktor kehormatan untuk As'ad yang namanya disebut dalam kasus pembunuhan Munir.
( Adhitia A / CN32 / JBSM )