panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Februari 2012 | 10:01 wib
Sakit Jiwa, 41 Warga Wonogiri Dipasung

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Setidaknya ada 41 orang warga Kabupaten Wonogiri yang terdata mengidap sakit jiwa dan hidup dalam pasungan. Data penderita gangguan jiwa yang dipasung ini, disebut-sebut merupakan jumlah yang terhitung tertinggi di wilayah Provinsi Jateng.

Banyaknya kasus pemasungan penderita sakit jiwa di Kabupaten Wonogiri ini, diketahui dari hasil pendataan yang berkaitan dengan adanya program Gubernur Bibit Waluyo, yang mengupayakan rencana pencanangan tahun 2012 Provinsi Jateng harus bebas dari kasus pasung.

Artinya, kalau ada warga yang mengidap gangguan jiwa, penanganannya diobatkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ), dan bukannya ditangani dengan cara dipasung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri dokter Widodo MKes, didampingi Kasi Upaya Khusus dan Rujukan DKK, Suripto, menyatakan, awalnya kasus pasung di Kabupaten Wonogiri tidak diketahui secara pasti. Ini disebabkan keluarga pemilik penderita gangguan jiwa, cenderung bersikap tertutup dan enggan melaporkan.

"Pihak keluarga korban, biasanya tertutup dan cenderung merahasiakan jika di rumahnya ada anggota keluarga yang dipasung," ujar dr Widodo, Jumat (10/2).

Diakui, setelah Gubernur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jateng melakukan pendataan ke kabupaten/kota, baru kemudian mencuat ke permukaan kasus-kasus pemasungan, termasuk yang ada di Kabupaten Wonogiri. "Hasil pendataan, ada sebanyak 41 orang warga Wonogiri yang dipasung," kata Widodo.

Kepala Dinsos Pemkab Wonogiri Drs Edi Sutopo MSi, menyebutkan, sebelum ada pendataan terkait dengan rencana pencanangan Jateng bebas pasung tahun 2012, semula hanya terdata sebanyak 33 korban yang dilaporkan ke Dinsos maupun ke DKK Wonogiri.

Namun setelah masing-masing Puskesmas bersama perangkat desa melakukan mengintensifkan pendataan ulang, belakangan ditemukan jumlahnya berkembang menjadi sebanyak 41 kasus. Dari data ini, menjadikan Kabupaten Wonogiri menempati ranking teratas di Provinsi Jateng, dalam hal kasus pemasungan.

Tapi dari 41 korban itu, sudah ada 13 korban yang ditangani Pemkab Wonogiri melalui DKK dan Dinsos, bekerjasama dengan RSJ Solo, guna menerima pengobatan penyembuhannya. Dengan adanya program bebas pasung di Jateng tahun 2012, maka mereka kini ditangani secara cuma-cuma. Biayanya ditanggung Dinkes dan Dinsos provinsi.

( Bambang Purnomo / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 11:50 wib
Dibaca: 32
27 Mei 2012 | 11:30 wib
Dibaca: 120
27 Mei 2012 | 11:15 wib
Dibaca: 125
27 Mei 2012 | 10:59 wib
Dibaca: 178
27 Mei 2012 | 10:50 wib
Dibaca: 146
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER