
BLORA, suaramerdeka.com - Serangan hama penyakit tanaman padi rentan terjadi saat temperatur udara lembab. Hujan yang mulai tidak turun teratur serta matahari yang bersinar terik menyebabkan hama penyakit seperti xanthomonas maupun wereng coklat berkembangbiak dengan cepat.
Para petani di Blora diminta waspada atas serangan hama dan penyakit tanaman padi tersebut. "Sudah cukup banyak laporan yang masuk, karena memang di udara lembab hama dan penyakit tanaman mudah sekali muncul," ujar Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dispertanbunnakikan) Blora, Sutikno Slamet, Jumat (10/2).
Dia menyatakan pihaknya meminta seluruh petugas pertanian yang berada di lapangan bergerak cepat dalam menyampaikan informasi atau pelaporan sehingga penanganan hama dan penyakit tanaman itu bisa segera dilakukan. ''Kami menggelar rapat koordinasi mingguan. Selain itu penyampaian laporan bisa dilakukan setiap saat," tandasnya.
Sutikno mengemukakan, pemberantasan hama xanthomonas misalnya tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus serentak. Dia mencontohkan jika dalam lokasi persawahan ada tanaman padi yang terserang xanthomonas, pemberantasannya tidak efektif jika hanya dilakukan dalam satu petak sawah saja.
"Pemberantasan serentak harus dilakukan di lokasi persawahan itu. Sebab jika tidak, xanthomonas bisa penyebar ke tanaman padi yang sehat," katanya.
Dia menyebutkan luas tanaman padi di Blora yang potensial terkena wereng mencapai sekitar 6 ribu hektare. "Untuk hama tikus, justru relatif aman," ujarnya.
( Abdul Muiz / CN26 / JBSM )