
WONOGIRI, suaramerdeka.com - Nasib malang dialami Arif Kiswanto (20). Warga asal Desa Dayakan RT 1/RW 2 Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo Jatim ini, ditodong belati sehingga harus merelakan sepeda motornya dirampas orang tak dikenal, Jumat (10/2) sekitar pukul 03.00 dini hari, di jalan sepi dekat jembatan Dusun Mandan Desa Tunggur Kecamatan Slogohimo Wonogiri.
Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda bebek jenis Beat warna hitam AE 6220 VA dari Solo, dengan tujuan pulang ke Ponorogo. Setibanya di dekat Jembatan Mandan, Sologohimo Wonogiri, dia dihentikan oleh tiga pria berpostur tegap yang mengendarai dua sepeda motor.
Kepada korban, ketiga pria itu menyatakan bahwa dua motornya kehabisan bensin. Kemudian meminta tolong untuk dapat memboncengkan salah satu temannya, guna membeli bensin. Pihak Muspika Kecamatan Slogohimo, Jumat (10/2), melaporkan, tanpa menaruh curiga, Arif kemudian menuruti permintaan ketiga pria tak dikenal itu.
Tapi malang, di tengah perjalanan, ditodong belati oleh pria yang memboncengnya, dan sepeda motornya dirampas paksa sebelum akhirnya pelaku kemudian kabur ke arah barat, dan korban diterlantarkan di jalanan yang sepi tersebut.
Terkait dengan kasus perampasan sepeda motor ini, Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penanganan kasusnya, dan berupaya melacak keberadaan motor berikut tersangka penjahatnya.
Kasus perampasan sepeda motor, sebelumnya pernah terjadi di jalan Hutan Ketu Kecamatan Wonogiri Kota, dan di ruas jalan menuju Krisak Kecamatan Selogiri. Sepeda motor itu dikendarai siswi SMA yang pulang sekolah, dan perawat wanita yang akan tugas jaga malam ke rumah sakit.
( Bambang Purnomo / CN26 / JBSM )